Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Rupiah Melemah ke Rp17.706 per Dolar AS, Harga Pangan Impor Berpotensi Naik
Advertisement . Scroll to see content

Jadikan Kepala Stafnya Budak Seks, Senator Perempuan California Didugat ke Pengadilan

Selasa, 10 September 2024 | 15:34 WIB
  • author Muhaimin
Jadikan Kepala Stafnya Budak Seks, Senator Perempuan California Didugat ke Pengadilan
Marie Alvarado-Gil digugat oleh Chad Condit di pengadilan setempat. Pada saat gugatan diajukan, Condit sudah tidak lagi menjabat sebagai kepala staf Senator Alvarado-Gil karena telah dipecat. Foto: Ist

WASHINGTON, iNewsPurwokerto.id - Seorang senator wanita dari Negara Bagian California, Amerika Serikat (AS), sedang menghadapi gugatan dari mantan kepala staf kantornya. Penggugat mengklaim telah diperlakukan sebagai budak seks selama masa kerjanya.

Marie Alvarado-Gil digugat oleh Chad Condit di pengadilan setempat. Pada saat gugatan diajukan, Condit sudah tidak lagi menjabat sebagai kepala staf Senator Alvarado-Gil karena telah dipecat.

Condit, yang sudah menikah, mengungkapkan bahwa dia merasa tertekan untuk melakukan tindakan seksual dengan atasannya selama beberapa tahun. Dia menuduh bahwa Alvarado-Gil memiliki kecenderungan untuk meminta seks oral dan bahwa sang bos memanfaatkannya untuk keuntungan kekuasaan.

Condit kini menuntut ganti rugi finansial atas tuduhan tersebut, termasuk kehilangan upah, berkurangnya kapasitas penghasilan, tunjangan karyawan, serta kompensasi atas tekanan emosional yang dialaminya.

Gugatan ini, yang diajukan di Pengadilan Tinggi Sacramento County, menyatakan bahwa selama sebagian besar tahun 2023, Senator Marie Alvarado-Gil terlibat dalam penyalahgunaan wewenang dan kekuasaan yang tidak wajar, serta mendominasi secara seksual terhadap kepala stafnya, Chad Condit.

Gugatan tersebut menuduh bahwa senator sering meminta seks oral dari kepala stafnya, termasuk di dalam kendaraan, yang menyebabkan cedera punggung. 

Condit mengklaim bahwa dia mengalami tiga cakram hernia di punggung dan pinggulnya yang kolaps. Dia juga menyebut bahwa dia mulai menggunakan cedera punggungnya sebagai alasan untuk menolak permintaan senator tersebut pada bulan Agustus tahun lalu.

Editor: Sazili MustofaEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut