Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ratusan Warga Grujugan Banyumas Terima Bantuan Beras 30 Kilogram dari Bulog
Advertisement . Scroll to see content

7 Fakta Kasus Dugaan Penganiayaan ART Asal Banyumas

Sabtu, 22 Maret 2025 | 07:01 WIB
  • author Elde Joyosemito/Arbi Anugrah
7 Fakta Kasus Dugaan Penganiayaan ART Asal Banyumas
Korban, seorang perempuan berinisial S (25), pulang ke kampung halamannya dalam kondisi memprihatinkan dengan luka lebam di wajah dan tangan bengkak. (Foto: Istimewa)

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id-Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang asisten rumah tangga (ART) asal Banyumas, mencuat ke publik setelah videonya viral di media sosial. 

Korban, seorang perempuan berinisial S (25), pulang ke kampung halamannya dalam kondisi memprihatinkan dengan luka lebam di wajah, tangan bengkak, serta gigi patah. 

Berikut 7 fakta terkait dugaan penganiayaan tersebut:

1. Video Viral di Media Sosial

Peristiwa ini pertama kali menjadi sorotan setelah Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mengunggah video kondisi korban ke akun Instagram @ahmadsahroni88 pada Jumat (21/3/2025). 

Video berdurasi 2 menit 45 detik itu mendapatkan lebih dari 14.000 tanda suka, 822 komentar, dan dibagikan lebih dari 400 kali. Sahroni pun mendesak pihak kepolisian segera bertindak.

2. Korban Pulang dalam Kondisi Mengenaskan

Setelah bekerja selama lima bulan di Jakarta Timur, S kembali ke kampung halamannya di Desa Tanggeran, Somagede, Banyumas. Namun, kepulangannya dalam keadaan penuh luka dan diduga mengalami kekerasan dari majikannya.

3. Polisi Lakukan Penyelidikan Awal

Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Andriansah Rithas Hasibuan, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan klarifikasi awal terhadap korban. Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Banyumas turut mengecek kondisi korban sebelum membawanya ke RSUD Banyumas untuk mendapatkan perawatan medis.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut