get app
inews
Aa Text
Read Next : Daop 5 Purwokerto Catat Puncak Kedatangan Mudik Lebaran Sentuh 30 Ribu Penumpang

Hati Terenyuh dan Takjub, 2 Bayi Kucing Selamat Ada di Ruang Mesin Mobil Ikut Mudik Sejauh 700 Km

Kamis, 03 April 2025 | 14:41 WIB
header img
Mudik seringkali menghadirkan cerita tak terduga. Sebuah kisah ajaib dialami pasangan suami istri Ari Indi dan Umi Nur asal Probolinggo, Jawa Timur. Foto: Freepik

PURBALINGGA, iNewsPurwokerto.id - Mudik seringkali menghadirkan cerita tak terduga. Sebuah kisah ajaib dialami pasangan suami istri Ari Indi dan Umi Nur asal Probolinggo, Jawa Timur. Dua bayi kucing ditemukan selamat setelah tak sengaja terbawa dalam ruang mesin mobil mereka sejauh 700 km saat mudik ke Purbalingga, Jawa Tengah. Kejadian ini seolah membuktikan mitos tentang kucing dengan sembilan nyawa.

Pasangan suami istri tersebut bukanlah pecinta kucing. "Kami hanya sering memberi makan kucing liar yang masuk rumah, tapi tidak memelihara," ungkap Umi Nur, seorang guru SMA di Probolinggo, saat berbincang dengan iNews Depok yang juga sedang mudik pada Kamis (3/4/2025).

2 bayi kucing yang baru lahir di ruang mesin mobil selama perjalanan mudik sejauh 700 km. Foto: Dok Umi Nur

Kejanggalan muncul saat mereka mudik dari Probolinggo, Jawa Timur, ke Purbalingga, Jawa Tengah, bersama anak bungsu mereka, Ikhsan. Selama perjalanan mudik Idul Fitri 2025, mereka sesekali mendengar suara anak kucing, terutama saat berhenti istirahat, meskipun suaranya samar.

"Kami mengambil rute Probolinggo-Yogya-Purbalingga," tambah Ari Indi, suami Umi Nur yang bekerja di badan pertanahan Lumajang.

Perjalanan sejauh kurang lebih 700 km itu mereka tempuh selama dua hari dengan santai, bahkan sempat berkeliling di kota-kota yang dilewati.

Di Yogyakarta, mereka menginap untuk mengunjungi anak mereka yang lain, Sani, yang dikenal dengan nama Sani Kubu atau Kutu Buku. Sani tidak ikut mudik karena kesibukannya sebagai mahasiswa UGM.

Saat menginap di Yogyakarta, rasa penasaran keluarga itu semakin bertambah karena suara samar anak kucing dari mobil mereka.

Mereka kesulitan melacak sumber suara karena kucing itu selalu diam saat didekati.

Naluri bertahan hidup membuat bayi kucing membungkam diri saat merasa terancam.

"Kami sudah memeriksa seluruh kabin mobil, tapi tidak ada bayi kucing," ujar Ari Indi.

Mereka juga mencoba mencari di ruang mesin, namun ukuran kecil bayi kucing membuatnya tak terlihat.

Akhirnya, mereka menduga bayi kucing itu bersembunyi di celah ban serep di bagian bawah mobil Avanza.

"Kami sudah membongkar dan menurunkan ban serep, tapi tetap tidak menemukan bayi kucing," tambah Ari Indi, sambil mengingat kejadian yang membuatnya penasaran sepanjang perjalanan.

Mereka melanjutkan perjalanan mudik ke Purbalingga dari Yogyakarta dengan rasa penasaran yang belum terjawab.

"Pasti ada kucingnya, ini bukan kucing hantu," kata Umi Nur, yang sangat penasaran selama perjalanan Probolinggo-Yogya-Purbalingga.

Rasa penasaran mereka akhirnya terjawab saat tiba di kampung halaman mereka di Desa Dagan, Bobotsari, Purbalingga.

Sesampainya di kampung halaman, pasangan suami istri itu memanggil Asmi, seorang mekanik mobil yang dikenal dengan nama Asmi Rembes, pemilik bengkel Asmi Motor di Desa Karang Talun, Bobotsari, Purbalingga.

Julukan Asmi Rembes muncul karena kesibukannya memperbaiki mobil setiap hari di bengkelnya, hingga seringkali ia tidak sempat mencuci muka sebelum mulai bekerja.

Sebagai mekanik berpengalaman, Asmi Rembes menduga bayi kucing itu berada di ruang mesin.

"Banyak celah tertutup plastik di ruang mesin ini," ujar Asmi Rembes, yang ternyata bernama asli Agus Sabani.

Dengan pengetahuannya tentang seluk-beluk ruang mesin, Asmi Rembes dengan teliti memeriksa setiap titik yang mungkin menjadi tempat persembunyian bayi kucing.

Benar dugaannya, ia menemukan dua bayi kucing di sudut dalam spakbor depan mobil, terlindung dari angin.

Asmi Rembes mengeluarkan bayi kucing satu per satu. Kedua bayi kucing yang diperkirakan baru berusia sekitar tiga hari itu tampak lemah karena tidak mendapatkan susu induk selama dua hari terakhir akibat terbawa mobil.

Jelas ini baru lahir tiga hari," kata Ari Indi, yang sempat melihat induk kucing hitam putih itu sedang hamil besar empat hari sebelumnya, "Mirip warna Panda dari China.

Ari menduga induk kucing sengaja menyembunyikan bayinya di ruang mesin mobil yang jarang dipakai dan sering berada di garasi.

Ajaibnya, bayi kucing hitam putih itu selamat meski tanpa makan minum selama dua hari dan terpapar panas serta angin selama perjalanan 700 km.

Suara kecil "eee...ooo..." dari bayi kucing itu membuatnya semakin menggemaskan di mata Ari Indi dan Umi Nur.

"Ajaib sekali, bayi kucing ini masih hidup setelah dua hari tanpa makan minum, terpapar panas dan angin, serta terguncang di ruang mesin selama perjalanan sekitar 700 km," ujar Umi Nur, yang langsung memberikan susu formula kepada kedua bayi kucing tersebut.

Meskipun bukan pecinta kucing, Umi Nur dan Ari Indi bertekad untuk memelihara kucing ajaib itu.

"Saya akan membawanya kembali ke Probolinggo dan memeliharanya. Kucing ini ajaib, lucu, dan cantik," tambah Umi Nur, yang mengaku masih merasa sedikit geli dengan kucing karena bukan seorang cat lover.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut