Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Boleh Ada Pungutan, Bupati Banyumas Minta Layanan Kesehatan Gratis Diterapkan Segera
Advertisement . Scroll to see content

Waspadai Risiko Makanan yang Disemutin, Baiknya Dikonsumsi atau Tidak?

Minggu, 08 Juni 2025 | 17:02 WIB
  • author Rani Hardjanti/Arbi Anugrah
Waspadai Risiko Makanan yang Disemutin, Baiknya Dikonsumsi atau Tidak?
Waspadai Risiko Makanan yang Disemutin, Baiknya Dikonsumsi atau Tidak? Foto: Dok iNews.id

Itulah mengapa makanan yang sudah dijilat atau dirayapi semut sebaiknya tidak dikonsumsi lagi.

Menjaga kebersihan rumah dan kebersihan makanan adalah langkah penting untuk menghindari risiko yang ditimbulkan semut. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan di rumah:

- Simpan makanan di wadah tertutup rapat agar semut tidak mudah mengaksesnya.
- Segera cuci alat makan setelah digunakan untuk menghindari sisa makanan yang menarik semut.
- Bersihkan remah makanan setiap hari, termasuk area tersembunyi seperti kolong meja, belakang kompor, bawah sofa, dan area tempat sampah.
- Tutup celah atau retakan kecil di dinding atau lantai yang bisa menjadi jalur masuk semut.
- Gunakan bahan alami pengusir semut seperti cuka putih, bubuk kopi, lemon, lada, atau minyak esensial tea tree.

Dengan langkah-langkah ini, Moms bisa mencegah semut masuk rumah dan menjaga kesehatan keluarga, khususnya si Kecil.

Meski berukuran kecil, semut bukan sekadar gangguan rumah tangga. Mereka bisa menjadi vektor penyebar penyakit, terutama jika sampai berkontak langsung dengan makanan. Menjaga kebersihan rumah dan berhati-hati terhadap risiko makanan yang disemutin adalah bentuk perhatian pada kesehatan seluruh anggota keluarga.

Editor: Arbi Anugrah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut