Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Donald Trump Murka Israel Langgar Gencatan Senjata, Diminta Segera Tarik Pilot dari Iran
Advertisement . Scroll to see content

Donald Trump Sebut Kirim Rudal Anti-Tank ke Ukraina, Joe Biden dan Obama Cuma Selimut dan Makanan

Selasa, 29 Maret 2022 | 14:12 WIB
  • author Anton Suhartono
Donald Trump Sebut Kirim Rudal Anti-Tank ke Ukraina, Joe Biden dan Obama Cuma Selimut dan Makanan
Donald Trump.(Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Donald Trump tak pernah henti melontarkan kritik kepada lawan politiknya Presiden Joe Biden serta sekutunya Barack Obama, terkait perang antara Rusia dan Ukraina. 

Dalam pidato di hadapan pendukung Partai Republik di Commerce, Georgia, Trump menyebut dirinya sebagai presiden Amerika Serikat yang paling keras terhadap Rusia. 

Dia menyinggung soal bantuan militer AS terhadap Ukraina yang diberikan selama pemerintahan Obama dan Biden. 

Perang di Donbass, Ukraina, dimulai sejak 2014 setelah Rusia mencaplok Semenanjung Krimea. Saat itu AS di bawah pemerintahan Obama memberikan dukungan militer ke Ukraina yang berperang melawan kelompok separatis pro-Rusia di Donetsk dan Luhansk yang berusaha memisahkan diri. 

“Saya lah yang mengirim Javelin (rudal anti-tank), bukan Obama. Obama kirim selimut," ujar Trump, dikutip dari Associated Press, Senin (28/3/2022). Dalam kesempatan berbeda, mantan wakil Trump, Mike Pence, mengatakan semua senjata yang digunakan pasukan Ukraina melawan Rusia saat ini adalah bantuan dari pemerintahan Trump. 

“Pemerintahan Obama-Biden hanya mengirim makanan dan selimut," kata Pence, dalam wawancara dengan saluran Fox News. Pemerintahan Obama memang menolak mengirim senjata mematikan kepada militer Ukraina pada 2014. Namun Obama tak hanya memberikan selimut. 

Ketika itu pemerintahan Obama khawatir mengirim senjata mematikan termasuk rudal Javelin bisa memprovokasi Presiden Vladimir Putin untuk meningkatkan konflik di Donbass.

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut