BERTAUT 2025 Pecah, Kolaborasi Seni Spektakuler dan Ghea Indrawari Hipnotis Ribuan Penonton
Pertunjukan ini bukan hanya melibatkan mahasiswa, tetapi juga pelajar SMP, SMA, serta komunitas seni lokal, menjadikannya kolaborasi lintas generasi yang mempertegas karakter BERTAUT sebagai panggung inklusif budaya.
Puncak acara berlangsung saat penyanyi nasional Ghea Indrawari naik ke panggung. Dengan suara khas dan pembawaan panggung yang kuat, Ghea berhasil mengguncang arena dan membuat ribuan penonton bernyanyi bersama.
Penampilannya menjadi magnet utama BERTAUT 2025, sekaligus memperlihatkan bagaimana acara ini menjadi ruang pertemuan talenta lokal dengan artis nasional.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur UT Purwokerto menegaskan peran BERTAUT sebagai ruang kreasi yang terus berkembang di tengah derasnya arus digitalisasi. “Keberagaman dan kolaborasi yang tampil malam ini menunjukkan bahwa kreativitas tidak mengenal batas,” tuturnya.
Selain sebagai ajang seni, BERTAUT 2025 juga menjadi sarana memperkuat hubungan antara UT Purwokerto dengan masyarakat, dunia usaha, pemerintah daerah, dan komunitas seni.
Kolaborasi tersebut mempertegas posisi BERTAUT sebagai ruang publik yang memberikan dampak luas bagi perkembangan budaya dan kreativitas di Banyumas.
Dengan rangkaian penampilan yang impresif dan sambutan hangat dari ribuan penonton, BERTAUT 2025 kembali menegaskan diri sebagai salah satu pergelaran seni-budaya paling bergengsi di Purwokerto, merayakan keberagaman, memacu inovasi, dan menyalakan energi baru bagi generasi muda.
Editor : Elde Joyosemito