Banjir Bandang Bawa Kayu-kayu Terjang Mrebet dan Karangreja, Sejumlah Rumah Hanyut
PURBALINGGA, iNewsPurwokerto.id - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Purbalingga sejak Jumat (23/1/2026) malam memicu banjir bandang di sejumlah desa wilayah utara. Kecamatan Mrebet dan Karangreja menjadi daerah yang terdampak paling parah akibat peristiwa tersebut.
Di Kecamatan Mrebet, banjir bandang menerjang Desa Sangkanayu. Derasnya arus Sungai Soso yang meluap menyebabkan tujuh rumah warga dilaporkan hanyut terbawa arus. Selain itu, sejumlah bangunan lain mengalami kerusakan akibat terjangan air bercampur material.
Kepala Desa Sangkanayu, Ali Nur Setiawan, mengatakan banjir dipicu hujan deras yang turun sejak sore hari. Air yang berasal dari lereng Gunung Slamet membawa material kayu dan bebatuan, lalu mengalir melalui Kali Soso yang melintasi wilayah desanya.
“Material banjir membuat air sungai meluap dan arusnya sangat deras,” ujar Ali, Sabtu (24/1/2026).
Sementara itu, di Kecamatan Karangreja, hujan lebat mengakibatkan Sungai Kali Gajah meluap di Dukuh Kali Urip, Desa Serang. Debit air meningkat tajam hingga membawa material bebatuan dan lumpur.
Material banjir dilaporkan menutup jembatan di belakang Kafe Kopi Embun, Desa Serang. Luapan air bahkan meluber ke badan jalan dan mengganggu akses serta aktivitas warga.
Editor : Elde Joyosemito