Bank Indonesia Purwokerto Ingatkan Potensi Peningkatan Inflasi Jelang Ramadan
Mahdi menjelaskan, deflasi pada Januari terutama dipicu penurunan harga komoditas pangan seiring meredanya permintaan masyarakat pasca Natal dan Tahun Baru, serta meningkatnya pasokan hortikultura dari sentra produksi.
Di Purwokerto, penurunan harga terjadi pada komoditas seperti daging ayam ras, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan telur ayam ras. Sementara di Cilacap, komoditas serupa juga menjadi penyumbang utama deflasi. Meski demikian, kenaikan harga emas perhiasan dan beberapa komoditas nonpangan menahan laju deflasi agar tidak lebih dalam.
Menurut Mahdi, capaian inflasi yang terkendali tidak terlepas dari sinergi TPID melalui berbagai program, seperti pasar murah, koordinasi stabilisasi pasokan pangan, serta penguatan komunikasi publik agar masyarakat berbelanja secara bijak.
“Distribusi juga terus dijaga kelancarannya, salah satunya melalui toko tani mingguan yang mempersingkat rantai pasok dari petani ke konsumen,” katanya.
BI Purwokerto terus mempererat koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan inflasi Banyumas Raya tetap terjaga dalam kisaran sasaran nasional, khususnya menghadapi momentum peningkatan permintaan saat Ramadan dan Idulfitri.
Editor : EldeJoyosemito