get app
inews
Aa Text
Read Next : PMI Banyumas Sanggup Kirim Plasma Darah dan Raih Dana hingga Rp2,5 Miliar Lebih

Polisi, Bulog dan Pemkab Sidak Pasar, Pastikan Harga Pangan di Purbalingga Stabil

Jum'at, 27 Februari 2026 | 09:29 WIB
header img
Polres Purbalingga bersama Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas dan Pemerintah Kabupaten Purbalingga melakukan sidak pasar. (Foto: Istimewa)

PURBALINGGA, iNewsPurwokerto.id - Jajaran Polres Purbalingga bersama Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas dan Pemerintah Kabupaten Purbalingga melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional untuk memastikan stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan.

Sidak dipimpin langsung Kapolres Purbalingga AKBP Anita Indah Setyaningrum di Pasar Segamas, Kamis (26/2/2026). Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan memantau harga dan ketersediaan sejumlah komoditas strategis.

“Berdasarkan hasil pemantauan, harga komoditas pangan strategis relatif stabil dan tidak ada pedagang yang menjual melebihi harga yang telah ditetapkan pemerintah,” ujar Anita.

Komoditas yang diperiksa meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, daging sapi, serta daging ayam. Dari hasil pengecekan di lapangan, tidak ditemukan indikasi kelangkaan. Stok dinilai aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Harga jual pun masih berada di bawah batas harga eceran tertinggi (HET), sementara daya beli masyarakat terpantau tetap stabil.

Kapolres menegaskan, pengawasan akan terus dilakukan secara berkala selama Ramadan guna menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasaran.

Sementara itu, Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas, Prawoko Setyo Aji, memastikan ketersediaan beras di Pasar Segamas dalam kondisi aman dan lengkap. Berbagai jenis beras tersedia, mulai dari medium, premium, khusus, hingga program SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), dan seluruhnya dipasarkan sesuai HET.

“Permintaan masih dalam batas normal, stok tersedia berkelanjutan sehingga harga tetap terkendali,” katanya.

Untuk minyak goreng, khususnya MinyaKita, pasokan juga disebut mencukupi. Hingga saat ini, Pasar Segamas telah menerima empat kali distribusi MinyaKita dengan alokasi 10 hingga 50 dus per pedagang, menyesuaikan kemampuan distribusi.

Pembelian MinyaKita dibatasi maksimal 12 liter atau satu karton per konsumen. Pedagang diimbau memasang daftar harga di lokasi yang mudah terlihat serta tidak menjual komoditas di atas ketentuan HET guna menjaga transparansi dan stabilitas pasar.

Editor : EldeJoyosemito

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut