Cuaca Ekstrem Terjang Banyumas, Ini Daerah yang Terdampak
PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id – Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Banyumas memicu sedikitnya 21 kejadian bencana yang tersebar di sejumlah kecamatan pada Rabu (4/3/26) sore hingga petang.
Peristiwa didominasi pohon tumbang dan kerusakan atap rumah maupun fasilitas umum.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyumas Dwi Irawan Sukma mengatakan, pihaknya masih melakukan kaji cepat dan penanganan di lokasi terdampak.
“Total ada 21 kejadian akibat cuaca ekstrem. Mayoritas berupa pohon tumbang yang menimpa rumah, jaringan listrik, serta menutup akses jalan. Saat ini masih dalam proses penanganan,” ujarnya.
Dwi menjelaskan, tidak seluruh zona di Banyumas terdampak. Wilayah Zona 1 (Tambak, Sumpiuh, Kemranjen), Zona 2 (Wangon, Lumbir, Gumelar), dan Zona 3 (Kebasen, Jatilawang, Purwojati, Rawalo) dilaporkan nihil kejadian.
Di Zona 4, khususnya Kecamatan Cilongok, tercatat sejumlah insiden. Di Desa Karanglo, pohon tumbang sempat menutup akses jalan nasional dan telah ditangani petugas. Sementara di Desa Langgongsari, pohon tumbang menimpa jaringan listrik dan masih dalam proses penanganan.
Kejadian serupa juga terjadi di Desa Rancamaya, di mana pohon tumbang menimpa rumah warga. Selain itu, atap SMPN 2 Cilongok di Desa Panembangan dilaporkan rusak akibat terpaan angin kencang. Pohon tumbang juga menimpa rumah warga di Desa Sambirata dan Sokawera.
Di Zona 5, Kecamatan Banyumas turut terdampak. Pohon tumbang di kawasan Alun-Alun Banyumas, Desa Sudagaran, menimpa jaringan listrik dan internet. Petugas masih melakukan kaji cepat di lokasi.
Di Zona 6, kejadian tercatat di wilayah Kota Purwokerto dan Karanglewas. Di Kelurahan Pasir Kidul, Kecamatan Purwokerto Barat, pohon tumbang terjadi di area SDN 1 Pasir Kidul. Sementara di Kelurahan Purwokerto Lor, Kecamatan Purwokerto Timur, pohon tumbang sempat menutup akses jalan.
Adapun di Desa Karangkemiri, Kecamatan Karanglewas, pohon tumbang menimpa rumah warga dan masih dalam proses penanganan.
Wilayah Zona 7 menjadi salah satu daerah dengan kejadian terbanyak. Di Kecamatan Kedungbanteng, kerusakan atap rumah dan pohon tumbang menimpa rumah warga dilaporkan terjadi di Desa Kutaliman, Kedungbanteng, Dawuhan Kulon, dan Baseh.
Di Kecamatan Kembaran, pohon tumbang menutup akses jalan di Desa Bantarwuni. Sementara di Kecamatan Sumbang, pohon tumbang terjadi di Desa Sikapat, Banteran, dan Karanggintung, sebagian menutup jalan dan menimpa rumah warga.
Di Kecamatan Baturraden, pohon tumbang dilaporkan terjadi di Desa Ketenger, Kemutug Lor, serta Desa Purwosari yang menyebabkan kerusakan rumah warga.
Dwi Irawan Sukma menegaskan, hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa. BPBD bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan, pembersihan material pohon tumbang, serta pendataan kerusakan.
“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan, terutama saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang,” katanya.
Editor : EldeJoyosemito