TMMD Sengkuyung Sawangan Wetan Rampung, Bantu Akses Pertanian Warga
PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id - Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II di Desa Sawangan Wetan, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas resmi ditutup pada Rabu (11/3/2026). Kegiatan tersebut dinilai berhasil meningkatkan akses masyarakat, khususnya untuk mendukung aktivitas pertanian dan perkebunan warga.
Penutupan program dilakukan oleh Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono bersama Komandan Kodim 0701/Banyumas, Edward Samosir di Lapangan Desa Sawangan Wetan.
Kegiatan penutupan ditandai dengan penyerahan hasil pekerjaan TMMD dari Dandim 0701/Banyumas selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD kepada Bupati Banyumas.
Program TMMD yang mengusung tema “Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” merupakan wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan. Program ini juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan nasional melalui pembangunan dari desa.
Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Edward Samosir menjelaskan, kegiatan TMMD yang berlangsung selama 30 hari sejak 10 Februari hingga 11 Maret 2026 berhasil menyelesaikan sejumlah sasaran fisik.
Sasaran utama yang dikerjakan antara lain pembangunan jalan rabat beton sepanjang 895 meter dengan lebar 2,5 meter dan ketebalan 15 sentimeter. Selain itu, juga dibangun empat titik talud untuk memperkuat konstruksi jalan. “Seluruh sasaran utama berhasil diselesaikan 100 persen,” kata Edward.
Selain sasaran pokok, program TMMD juga mencakup sejumlah kegiatan tambahan, seperti pembangunan satu unit rumah tidak layak huni (RTLH) yang didukung Baznas serta pembangunan jamban keluarga oleh PMI.
Menurut Edward, keberhasilan program ini tidak lepas dari keterlibatan berbagai pihak, termasuk personel TNI dan masyarakat setempat. Sebanyak 116 orang terlibat langsung dalam kegiatan gotong royong selama pelaksanaan TMMD.
Kepala Desa Sawangan Wetan, Kuswanto, mengatakan jalan rabat beton yang dibangun melalui program TMMD menjadi akses penghubung antara Desa Sawangan Wetan dan Desa Karang Endep di Grumbul Cilako.
Ia menjelaskan, jalur tersebut melintasi kawasan perkebunan dan pertanian warga yang selama ini menjadi sumber penghidupan masyarakat.
“Sebelumnya akses jalan untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan cukup sulit. Dengan adanya jalan ini, tentu akan sangat membantu aktivitas warga dan berdampak pada perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Kuswanto berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Senada dengan itu, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono juga mengajak masyarakat memanfaatkan hasil pembangunan tersebut secara optimal.
Ia berharap pembangunan melalui program TMMD dapat memberikan dampak positif bagi mobilitas warga serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
“Semoga fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan membawa dampak positif ke depan,” kata Sadewo.
Editor : EldeJoyosemito