Trans Banyumas Segera Masuk Pintu Barat Stasiun Purwokerto, Mudahkan Penumpang Kereta
PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id - Bus Trans Banyumas direncanakan segera melayani penumpang langsung dari pintu barat Stasiun Purwokerto. Integrasi moda transportasi ini diharapkan mempermudah mobilitas masyarakat, khususnya penumpang kereta api yang ingin melanjutkan perjalanan menggunakan angkutan umum.
Rencana tersebut merupakan hasil koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Banyumas, operator Trans Banyumas, serta PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Daop 5 Purwokerto.
Direktur Trans Banyumas dari PT Banyumas Raya Transportasi, Ipung Marsikun, menjelaskan bahwa rencana tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara Sadewo Tri Lastiono, selaku Bupati Banyumas dengan pihak KAI Daop 5 Purwokerto.
“Menindaklanjuti dari Pak Bupati Sadewo, kemudian Kepala Stasiun Daop 5 Purwokerto, yang mana dari hasil pertemuan, kedua belah pihak menginginkan agar Trans Banyumas bisa masuk ke stasiun pintu barat. Jadi kami sebagai pengelola operator PT. Banyumas Raya Transportasi menyambut baik karena masuknya Trans Banyumas ke pintu barat itu memang sudah lama sekali ya diinginkan oleh masyarakat,” kata Ipung kepada wartawan, Kamis (12/3/2026).
Menurut Ipung, sejumlah tahapan persiapan sudah dilakukan sebelum layanan ini dijalankan. Operator Trans Banyumas bersama KAI Daop 5 Purwokerto telah melakukan survei lapangan hingga inspeksi bersama guna memastikan akses bus dapat beroperasi dengan aman.
“Jadi dengan adanya kesepakatan ini, maka kemarin beberapa kali sudah kami survei, kemudian joint inspection dengan KAI dari Daop 5 dan sudah ada beberapa wilayah daerah atau ada beberapa tempat yang perlu diperbaiki, karena memang Trans Banyumas bus besar, jadi harus dipikirkan bagaimana cara masuk dan keluarnya agar lebih aman,” ujarnya.
Saat ini pihak KAI juga tengah melakukan sejumlah penyesuaian infrastruktur untuk mendukung akses bus tersebut.
“Jadi memang dari Daop 5 sudah atau sedang memperbaiki lintasan untuk drop off dari bus Banyumas Raya Transportasi atau bus Trans Banyumas,” kata Ipung.
Operator berharap layanan ini sudah dapat digunakan masyarakat sebelum perayaan Idulfitri tahun ini.
“Dari keinginan kedua belah pihak, memang sebelum lebaran bus tersebut sudah bisa masuk ke stasiun barat,” jelasnya.
Ipung menambahkan pihaknya pada dasarnya sudah siap menjalankan operasional setelah mendapat persetujuan dari pemerintah pusat.
“Jadi kami sudah siap, berita acara juga sudah kami terima dari Direktorat Jenderal Angkutan Darat Kementerian Perhubungan, tinggal pelaksanaannya saja,” katanya.
Pada tahap awal, hanya tiga koridor Trans Banyumas yang akan masuk ke pintu barat stasiun.
“Yang masuk ke stasiun barat atau pintu barat itu koridor 1 dari Ajibarang, kemudian koridor 3A dari Terminal Bulupitu, dan koridor 3B dari Beji dari UMP. Itu nanti masuk ke stasiun barat. Jadi hanya tiga koridor, koridor 1, koridor 3A, dan koridor 3B,” jelas Ipung.
Menurutnya, tiga rute tersebut sudah cukup untuk terhubung dengan jaringan koridor lainnya.
“Karena saya pikir untuk jika memilih tiga ini sudah bisa integrasi dengan koridor lain. Misalnya yang dari koridor 4 itu bisa turun di Terminal Bulupitu, nanti naik koridor 3A, lanjut ke stasiun pintu barat,” ujarnya.
Pengoperasian bus di area stasiun juga diharapkan memudahkan penumpang kereta api, terutama saat arus mudik Lebaran.
Selama ini banyak penumpang yang harus berjalan cukup jauh untuk mencapai halte Trans Banyumas terdekat setelah turun dari kereta.
“Ya kami harapkan memang salah satu pencetusnya juga para pemudik ya, yang merasa setelah turun dari kereta mereka bingung mau naik busnya dari mana gitu, dan terlalu jauh juga kalau naik dari Pasar Pon karena harus nenteng tas dan koper,” ujarnya.
Karena itu, operator berharap layanan tersebut bisa segera direalisasikan.
“Rencananya sebelum lebaran, sebelum Idulfitri, semoga segera ya. Kalau kami sudah siap, tinggal kesiapan dari KAI atau Daop 5 Purwokerto,” kata Ipung.
Secara terpisah, Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, membenarkan bahwa pihaknya sedang menyiapkan akses khusus bagi bus Trans Banyumas di pintu barat stasiun.
Menurutnya, KAI bersama Trans Banyumas dan Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas telah beberapa kali melakukan koordinasi terkait integrasi transportasi tersebut.
“Jadi KAI Trans Banyumas dan Dishub Banyumas memang sudah beberapa kali rapat dan pembahasan rencana integrasi tersebut dan cek bersama dan mempersiakan Trans Banyumas masuk ke pintu barat Stasiun Purwokerto,” kata As’ad.
Beberapa penyesuaian fisik juga dilakukan untuk mempermudah akses bus.
“Lewat pintu masuk itu kan awalnya ada temboknya itu, nah itu temboknya di pangkas sedikit sehingga ada space sedikit buat bus agar lebih leluasa masuk di area pintu barat stasiun. Kemudian dari kami juga melakukan pemangkasan pohon, kemudian kabel, agar memudahkan aksesabilitas bus agar keluar masuknya gampang,” jelasnya.
Saat ini rencana integrasi tersebut masih dalam tahap persiapan dan akan diuji coba dalam waktu dekat.
“Pengeoperasiannya dan saat ini sedang masa persiapan. Tadinya minggu ini ada uji coba dulu, dalam waktu dekat ini,” ujarnya.
As’ad menegaskan bahwa program ini tidak hanya disiapkan untuk mendukung arus mudik, tetapi juga memperkuat integrasi transportasi di Purwokerto.
“Bukan hanya khusus angkutan mudik, tapi memang untuk integrasi antar moda, dan memang kebetulan momen pas ada angkutan Lebaran. Yang jelas minggu ini, akan ada uji coba dulu seperti apa,” katanya.
Editor : Arbi Anugrah