Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Masa Libur Idul Fitri, 9 Juta Tabung Elpiji Digelontorkan ke Jateng DIY 
Advertisement . Scroll to see content

Gubernur Perintahkan Aparat Terkait untuk Pastikan tak Ada Penimbunan Elpiji

Rabu, 08 April 2026 | 13:27 WIB
  • author Elde Joyosemito
Gubernur Perintahkan Aparat Terkait untuk Pastikan tak Ada Penimbunan Elpiji
Pemprov Jawa Tengah bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah melakukan peninjauan langsung untuk memastikan kelancaran distribusi elpiji. (Foto: Istimewa)

KARANGANYAR, iNewsPurwokerto.id - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah melakukan peninjauan langsung untuk memastikan kesiapan serta kelancaran distribusi elpiji subsidi di Kabupaten Karanganyar. Kegiatan tersebut berlangsung di SPPBE Wijaya Sarana Gasindo pada Rabu (8/4/2026).

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga distribusi elpiji subsidi agar tepat sasaran. “Kami pastikan stok elpiji di Jawa Tengah dalam kondisi aman, sehingga masyarakat tidak perlu panik,” ujarnya.

Ia juga meminta seluruh kepala daerah bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk aktif melakukan pengawasan di lapangan, termasuk menertibkan penggunaan elpiji 3 kg di sektor usaha. “Kami minta pengawasan diperketat, terutama agar penggunaan elpiji subsidi benar-benar dinikmati masyarakat yang berhak,” tegasnya.

Luthfi menambahkan, masyarakat tidak perlu terpengaruh isu kelangkaan elpiji dari daerah lain. “Masyarakat tidak perlu khawatir, dipastikan tidak ada penimbunan, distribusi berjalan dengan baik dan terpantau,” katanya.

Pemprov Jateng juga menekankan pentingnya penggunaan elpiji subsidi sesuai peruntukan. Sektor usaha seperti hotel, restoran, katering (horeka), dan laundry akan ditertibkan apabila masih menggunakan elpiji 3 kg. “Untuk pelaku usaha, kami dorong segera beralih ke elpiji non-subsidi,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, pemerintah juga menggandeng aparat penegak hukum untuk menindak praktik ilegal. “Kami minta dukungan aparat untuk menindak tegas penimbunan maupun pengoplosan elpiji yang merugikan masyarakat,” ujar Luthfi.

Sementara itu, Executive General Manager Regional Jawa Bagian Tengah, Fanda Chrismianto, memastikan kondisi stok elpiji di Jawa Tengah dalam keadaan aman. “Ketahanan stok saat ini mencapai 14.752 metrik ton, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” jelasnya.

Khusus untuk wilayah Karanganyar, alokasi harian elpiji 3 kg mencapai 143,8 metrik ton yang disalurkan melalui agen dan pangkalan resmi. “Kami memastikan penyaluran elpiji berjalan optimal, termasuk di Karanganyar, dengan pengawasan yang terus ditingkatkan,” tambahnya.

Fanda juga mengimbau masyarakat untuk membeli elpiji di pangkalan resmi. “Kami mengajak masyarakat membeli di pangkalan resmi agar harga sesuai HET dan distribusi tetap terjaga,” ujarnya.

Pertamina menegaskan komitmennya dalam menjaga distribusi elpiji melalui pengawasan berlapis serta koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan aparat terkait. Edukasi kepada masyarakat juga terus dilakukan agar pembelian dilakukan di jalur resmi.

Sebagai penutup, masyarakat diimbau untuk menggunakan energi secara bijak dan tidak melakukan penimbunan. “Gunakan elpiji sesuai kebutuhan agar ketersediaan tetap terjaga dan dapat dinikmati secara merata,” pungkasnya.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut