get app
inews
Aa Text
Read Next : Banyumas Disiapkan Jadi Kawasan Sentra Pangan, Agrinas Dorong Peran Petani Milenial

Banyumas Jajaki Kerja Sama Rusia, Fokus Kesehatan, Pendidikan dan Energi Bersih

Senin, 13 April 2026 | 20:47 WIB
header img
Pertemuan Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono dengan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, digekar di Kedubes Rusia di Jakarta, Senin (13/4/2026). (Foto: Istimewa)

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id Pemkab Banyumas memperluas jaringan kerja sama internasional sebagai upaya mempercepat pembangunan daerah. Tidak tanggung-tanggung, kali ini yang diajak kerja sama adalah Rusia.

Pertemuan Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono dengan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, digekar di Kedubes Rusia di Jakarta, Senin (13/4/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Kedutaan Besar Rusia itu merupakan kelanjutan dari komunikasi intensif yang telah dibangun sejak awal tahun. Dalam agenda tersebut, Bupati didampingi jajaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Banyumas serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Sadewo mengatakan pemerintah Rusia menunjukkan respons positif terhadap sejumlah tawaran kerja sama yang diajukan. Sektor kesehatan dan pendidikan menjadi perhatian utama, terutama terkait rencana pembangunan rumah sakit dan penguatan kolaborasi akademik.

“Responsnya sangat baik. Mereka tertarik pada pembangunan rumah sakit dan kerja sama di bidang pendidikan. Selain itu juga pembangkit listrik tenaga mikrohidro,” ujar Sadewo usai pertemuan.

Menurut dia, rencana pembangunan rumah sakit dinilai relevan dengan kebutuhan daerah, seiring wacana pemekaran wilayah Banyumas dan Purwokerto menjadi daerah otonomi baru. Saat ini, Purwokerto dinilai masih memerlukan fasilitas rumah sakit pemerintah yang representatif.

Dalam skema kerja sama tersebut, Pemkab Banyumas akan menyiapkan lahan, sementara pihak Rusia direncanakan mendukung penyediaan peralatan medis dan infrastruktur kesehatan modern.

Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi fokus pembahasan. Pemkab Banyumas mendorong kerja sama antara Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dengan sejumlah institusi pendidikan di Rusia.

Program yang dirancang meliputi pemberian beasiswa dan pertukaran pelajar maupun mahasiswa. Tidak hanya itu, peluang tersebut juga dibuka bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk meningkatkan kompetensi melalui pendidikan berstandar internasional.

“Program ini tidak hanya untuk pelajar, tetapi juga ASN. Ini kesempatan untuk meningkatkan kapasitas SDM melalui pendidikan global,” kata Sadewo.

Di luar sektor kesehatan dan pendidikan, peluang investasi juga terbuka di bidang energi terbarukan. Delegasi Rusia disebut tertarik mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di Banyumas.

Dengan potensi sumber daya air yang melimpah, proyek energi hijau tersebut diharapkan mampu memperkuat kemandirian energi sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah.

Harapannya, pertemuan tersebut menjadikan Banyumas makin terbuka terhadap investasi asing, sekaligus upaya mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Editor : EldeJoyosemito

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut