Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : KAI Daop 5 Gelar Skybridge Mini Fair, Hadirkan 20 Mitra dan 4 UMKM
Advertisement . Scroll to see content

Kaprodi Ilkom Amikom Purwokerto Jadi Guest Lecturer di Misamis University Filipina

Minggu, 19 April 2026 | 08:02 WIB
  • author Elde Joyosemito
Kaprodi Ilkom Amikom Purwokerto Jadi Guest Lecturer di Misamis University Filipina
Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Purwokerto, Ade Tuti Turistiati, mendapat undangan guest lecturer dari Misamis University, Filipina. (Foto: Tangkapan Layar)

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id – Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Purwokerto, Ade Tuti Turistiati, mendapat undangan sebagai dosen tamu (guest lecturer) dari Misamis University, Filipina. Kegiatan tersebut berlangsung dalam dua sesi, yakni pada Jumat (10/4/2026) dan Jumat (17/4/2026).

Kegiatan kuliah tamu ini merupakan implementasi kerja sama (MoU) antara kedua institusi dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Dalam kesempatan tersebut, Ade membawakan materi bertema “Cultivating Intercultural Communication Through the Indonesian Language and Cultural Understanding.”

Kuliah daring melalui Zoom itu diikuti sekitar 80 peserta, terdiri dari 40 mahasiswa jurusan Manajemen Bisnis Misamis University dan 40 mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Purwokerto.

Direktur Linkages and International Affairs Misamis University, Lloyd B. Ranises, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kerja sama ini. Ia menilai kegiatan tersebut relevan dengan kebutuhan mahasiswa saat ini, khususnya dalam menghadapi tantangan global.

Menurutnya, mahasiswa manajemen bisnis tidak hanya dituntut menguasai strategi dan analisis kuantitatif, tetapi juga kemampuan komunikasi lintas budaya yang efektif di era digital. Ia menambahkan, Indonesia merupakan mitra strategis bagi Filipina, baik dalam sektor bisnis maupun pariwisata, sehingga pemahaman bahasa dan budaya Indonesia menjadi semakin penting.

Sebelum memulai pemaparan materi, Ade memberikan kuis kepada peserta untuk mengukur pemahaman mereka terkait bahasa dan budaya Indonesia. Hasilnya menunjukkan bahwa pengetahuan peserta cukup baik, meski masih perlu ditingkatkan.

Dalam pemaparannya, Ade mengenalkan keragaman budaya Indonesia, mulai dari peta wilayah dan provinsi, adat istiadat, kuliner, kerajinan seperti batik, tarian tradisional, hingga keberagaman agama dan destinasi wisata.

Ia juga menjelaskan posisi bahasa Inggris di Indonesia sebagai bahasa asing yang memiliki peran penting dalam komunikasi global.

“Meski Bahasa Indonesia merupakan bahasa resmi, bahasa Inggris digunakan secara luas sebagai lingua franca, baik di dunia pendidikan maupun sektor profesional,” ujarnya.

Ade menambahkan, penguasaan bahasa Inggris menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja, terutama di perusahaan multinasional atau pekerjaan yang melibatkan interaksi lintas negara. Selain itu, bahasa Inggris juga banyak digunakan dalam media massa dan platform digital.

Dalam sektor pariwisata, lanjutnya, kemampuan berbahasa Inggris menjadi kebutuhan penting, mengingat Indonesia merupakan salah satu destinasi wisata populer dunia.

“Bagi masyarakat Indonesia yang bepergian ke luar negeri, kemampuan bahasa Inggris juga menjadi aset penting untuk berkomunikasi dengan berbagai latar belakang budaya,” jelasnya.

Selain materi teoritis, peserta juga diajak mempraktikkan bahasa Indonesia dasar, seperti sapaan (selamat pagi, siang, sore), perkenalan, serta berhitung dari satu hingga sepuluh. Antusiasme peserta terlihat saat sesi praktik berlangsung.

Menariknya, di akhir sesi, Ade mengajak peserta menyanyikan lagu anak “Sayang Semua (Satu-satu)” karya Ibu Kasur. Para mahasiswa tampak antusias mencoba menyanyikan lagu tersebut secara bergantian.

Lloyd berharap kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan di masa mendatang, bahkan jika memungkinkan dilaksanakan secara langsung di kampus Misamis University agar interaksi dapat berjalan lebih optimal.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung selama dua pertemuan ini ditutup dengan sesi foto bersama serta perkenalan antar mahasiswa dari kedua universitas sebagai upaya mempererat hubungan akademik internasional.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut