Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dukung Program Ketahanan Pangan, Polresta Banyumas Tanam Jagung dan Tebar Benih Ikan
Advertisement . Scroll to see content

Polresta Banyumas Perketat Pengawasan BBM dan Elpiji Pascakenaikan Harga Nonsubsidi

Selasa, 21 April 2026 | 07:38 WIB
  • author Elde Joyosemito
Polresta Banyumas Perketat Pengawasan BBM dan Elpiji Pascakenaikan Harga Nonsubsidi
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P Silalahi. (Foto: Istimewa)

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id - Polresta Banyumas mengintensifkan pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji menyusul kenaikan harga energi nonsubsidi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan tetap aman serta mencegah potensi penyimpangan di lapangan.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus Silalahi menegaskan pengawasan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), agen penyalur, hingga pangkalan elpiji subsidi 3 kilogram. 

Fokus utama diarahkan pada pencegahan praktik penimbunan dan penyalahgunaan distribusi, termasuk pengalihan elpiji subsidi ke sektor industri secara ilegal.

Selain pengawasan langsung, kepolisian juga mengedepankan pendekatan edukatif kepada masyarakat. Warga diminta tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang berpotensi memicu gangguan distribusi.

“Stok BBM dan elpiji di Banyumas masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Kami harap tidak terjadi panic buying yang justru bisa menghambat penyaluran,” ujar Petrus.

Polisi juga memastikan akan menindak tegas berbagai bentuk pelanggaran, termasuk praktik pemindahan isi tabung elpiji subsidi ke tabung nonsubsidi untuk dijual dengan harga lebih tinggi.

Di sisi internal, Polresta Banyumas mendorong efisiensi penggunaan BBM di lingkungan kepolisian. Personel diimbau memanfaatkan moda transportasi ramah lingkungan, seperti berjalan kaki, bersepeda, maupun kendaraan listrik, tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pengawasan distribusi energi ini turut diperkuat melalui sinergi dengan pemerintah daerah, aparat kecamatan, serta tokoh masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menjaga distribusi tetap tertib, tepat sasaran, dan bebas dari praktik penyalahgunaan.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawasi distribusi energi agar tidak disalahgunakan,” kata Petrus.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut