get app
inews
Aa Text
Read Next : Kisah Perjuangan Mia, Ibu Hamil yang Rela Motoran 13 Jam Demi Mudik dari Tangerang ke Cilacap

Momen Hari Kartini, Polresta Cilacap Gandeng Pemkab Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Selasa, 21 April 2026 | 12:27 WIB
header img
Polresta Cilacap bersama Pemkab menjalin kerja sama melalui penandatanganan nota kesepakatan penanganan terpadu korban tindak pidana perempuan dan anak. (Foto: Istimewa)

CILACAP, iNewsPurwokerto.id — Momentum peringatan Hari Kartini ke-147 dimanfaatkan sebagai langkah konkret memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Cilacap. Polresta Cilacap bersama Pemkab Cilacap resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan nota kesepakatan (MoU) tentang penanganan terpadu korban tindak pidana perempuan dan anak, Selasa (21/4/2026).

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya bersama Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adhy Buono. Kesepakatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menghadirkan sistem perlindungan yang lebih cepat, terintegrasi, dan responsif terhadap berbagai bentuk kekerasan maupun diskriminasi yang dialami kelompok rentan.

Ammy menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk meneladani perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan dan akses pendidikan bagi perempuan.

“Semangat Kartini tetap relevan hingga saat ini. Beliau telah menunjukkan bahwa pendidikan adalah kunci pembebasan. Tanpa akses pendidikan yang setara, bukan hanya perempuan yang tertinggal, tetapi juga masa depan bangsa,” ujarnya.

Menurut Ammy, meski kemajuan dalam pemberdayaan perempuan terus terlihat, tantangan masih tetap ada, mulai dari ketimpangan akses hingga norma sosial yang membatasi ruang gerak perempuan. Karena itu, perempuan memiliki peran strategis dalam melanjutkan perjuangan Kartini sekaligus berkontribusi aktif dalam pembangunan.

Ia menambahkan, pemerintah terus memperkuat pemberdayaan perempuan sebagai bagian dari kebijakan pembangunan nasional, termasuk melalui penguatan sumber daya manusia, kesetaraan gender, serta peran generasi muda dan penyandang disabilitas.

“Ke depan, kita harus memastikan perempuan memperoleh akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat yang setara dalam seluruh sektor pembangunan. Perempuan harus menjadi subyek yang berdaya dan ikut menentukan arah pembangunan,” katanya.

Ammy juga mengajak seluruh pihak untuk memastikan perempuan mendapatkan layanan kesehatan yang responsif gender, menjamin akses pendidikan bagi anak perempuan, serta membuka ruang seluas-luasnya bagi perempuan untuk berkontribusi di berbagai bidang.

“Ketika perempuan berdaya, keluarga menjadi kuat, masyarakat menjadi tangguh, dan bangsa menjadi lebih maju serta berkeadilan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyambut baik sinergi antara Polresta Cilacap dan Pemkab Cilacap dalam penanganan kasus perempuan dan anak. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci menghadirkan perlindungan yang menyeluruh.

“Langkah ini merupakan bentuk nyata komitmen kita bersama untuk memberikan perlindungan yang lebih kuat, cepat, dan terintegrasi bagi perempuan dan anak. Ini juga memastikan negara hadir di tengah masyarakat,” ungkap Ammy.

Kerja sama ini sekaligus menegaskan bahwa perlindungan perempuan dan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara berkelanjutan.

Diketahui, inisiatif kerja sama tersebut merupakan terobosan yang digagas oleh Kompol Guntar Arif Setiyoko, peserta didik Sespimmen Polri Dikreg 66. Gagasan itu dirumuskan bersama tim kelompok kerja Polresta Cilacap saat kegiatan aktualisasi kepemimpinan Polri di Kabupaten Cilacap beberapa waktu lalu.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan penanganan kasus perempuan dan anak di Cilacap dapat dilakukan secara lebih efektif, terpadu, serta memberikan rasa aman dan keadilan bagi korban.

Menutup sambutannya, Ammy mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Hari Kartini sebagai momentum untuk terus bergerak bersama.

“Mari kita wujudkan perempuan yang berdaya dan anak yang terlindungi, menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Editor : EldeJoyosemito

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut