8 Pelajar Jadi Korban Pemerasan di Sokaraja, 8 Ponsel Raib Dibawa Pelaku
BANYUMAS, iNewsPurwokerto.id – Polsek Sokaraja melakukan penyelidikan kasus dugaan pemerasan disertai ancaman yang menimpa delapan pelajar di wilayah Kecamatan Sokaraja. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Wijayakusuma, Desa Sokaraja Kidul, beberapa hari lalu.
Korban masing-masing berinisial MI (17), H (16), R (15), Y (16), AR (16), AF (13), MR (16), dan F (17). Sebagian korban merupakan warga Kecamatan Sokaraja, sedangkan lainnya berasal dari Kecamatan Kalibagor.
Kasus tersebut terungkap setelah salah satu orang tua korban, Maryoto (44), melaporkannya ke Polsek Sokaraja pada 8 Juni 2026.
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P Silalahi menjelaskan, kejadian bermula saat para korban sedang berkumpul di lokasi sekitar pukul 21.45 WIB. Tiba-tiba, dua orang yang tidak dikenal datang menggunakan sepeda motor dan menghampiri mereka.
Salah seorang pelaku kemudian turun dari kendaraan dan menegur para korban dengan nada tinggi. Pelaku diduga juga menunjukkan benda yang menyerupai gagang senjata api untuk menakut-nakuti para pelajar tersebut.
“Pelaku mengancam korban dan menunjukkan benda yang diduga menyerupai gagang senjata api sehingga korban merasa takut,” ujarnya.
Dalam kondisi tertekan, para korban diperintahkan jongkok dan diminta mengeluarkan telepon genggam yang mereka bawa. Pelaku beralasan ingin memeriksa apakah para pelajar tersebut merupakan anggota geng motor.
Editor: EldeJoyosemito