Tekan Risiko Kecelakaan, KAI Daop 5 Purwokerto Tutup 184 Perlintasan Liar
PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto terus berupaya meningatan keselamatan di perlintasan sebidang. Salah satu langkah yang dilakukan ialah menutup perlintasan liar yang dinilai berisiko tinggi terhadap keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan. KAI Daop 5 Purwokerto bersama pemangku kepentingan telah menutup 184 perlintasan liar di berbagai titik rawan.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto M As’ad Habibuddin mengatakan keberadaan perlintasan liar menjadi perhatian serius karena tidak memiliki sistem pengamanan memadai dan tidak berada dalam pengawasan resmi.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat ruang aman antara perjalanan kereta api dan aktivitas masyarakat semakin terbatas.
“Setiap perlintasan memiliki potensi risiko keselamatan. Untuk lokasi yang belum sesuai ketentuan, penanganan dilakukan bersama pemerintah melalui mekanisme yang berlaku, termasuk opsi penutupan. Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga keselamatan masyarakat dan perjalanan kereta api,” kata As’ad pada Kamis (7/5/2026).
Ia menjelaskan, penataan perlintasan membutuhkan kerja sama berbagai pihak, baik pemerintah, operator kereta api, maupun masyarakat. Penanganan tidak hanya menyangkut aspek infrastruktur, tetapi juga regulasi dan kedisiplinan pengguna jalan.
Saat ini, di wilayah kerja Daop 5 Purwokerto terdapat 196 perlintasan sebidang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 34 titik merupakan perlintasan tidak terjaga yang masih memerlukan perhatian dalam pengelolaannya.
“Data ini menunjukkan bahwa perlintasan masih memiliki tingkat risiko yang perlu dikelola secara berkelanjutan. Penutupan perlintasan liar menjadi bagian dari penataan untuk memastikan interaksi antara perjalanan kereta api dan lalu lintas jalan berlangsung lebih aman,” ujarnya.
Editor : EldeJoyosemito