get app
inews
Aa Text
Read Next : Trans Banyumas Berhenti Sementara Mulai 30 Agustus 2026

Konten Keresahan Warga Jadi Magnet Netizen, Kreator Asal Purwokerto Bongkar Strateginya

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:00 WIB
header img
konten kreator asal Purwokerto, Irfan Bahtiar, saat berbagi pengalaman dalam program Creatorverse pada rangkaian iNews Media Group Campus Connect di Universitas Jenderal Soedirman, Kamis (7/5/2026). Foto: Mei Sada

PURWOKERTO, MyInfo.ID - Konten media sosial yang mengangkat keresahan warga dinilai lebih cepat menarik perhatian publik. Fenomena itu diungkapkan konten kreator asal Purwokerto, Irfan Bahtiar, saat berbagi pengalaman dalam program Creatorverse pada rangkaian iNews Media Group Campus Connect di Universitas Jenderal Soedirman, Kamis (7/5/2026).

Menurut Irfan, audiens media sosial saat ini cenderung lebih responsif terhadap isu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari dibanding sekadar konten informatif biasa.

“Kalau keresahan itu diangkat, biasanya akan menemukan sesama yang resah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pola tersebut juga diterapkan dalam pengelolaan akun Instagram InfoPurwokerto yang kini dikenal luas masyarakat Banyumas dan sekitarnya.

Pada awal kemunculannya, akun tersebut lebih banyak berisi informasi wisata, kuliner, hingga potensi daerah di wilayah Purwokerto dan Baturraden. Konten destinasi alam saat itu menjadi salah satu unggahan yang paling banyak diminati pengguna media sosial.

Namun seiring perubahan tren digital, minat audiens disebut mulai bergeser. Warga kini lebih tertarik pada isu perkotaan, persoalan sosial, hingga keresahan yang mereka alami secara langsung.

“Sekarang mulai bergeser ke hal-hal yang terjadi di tengah kota, keresahan warga, keriuhan warga,” katanya.

Perubahan perilaku audiens itu, menurut Irfan, menjadi tantangan sekaligus peluang bagi para kreator konten agar tetap relevan di tengah persaingan media sosial yang semakin ketat.

Ia menilai seorang kreator harus mampu membaca kebutuhan pengikutnya, termasuk memahami isu apa yang sedang ramai dibicarakan masyarakat.

Dalam sesi tersebut, Irfan juga mengungkap cerita awal terbentuknya akun InfoPurwokerto yang ternyata lahir tanpa perencanaan besar. Akun tersebut bahkan sempat terbengkalai selama dua tahun karena awalnya hanya digunakan sebagai akun cadangan.

“InfoPurwokerto itu by accident. Awalnya cuma akun parkiran saja,” ujarnya.

Kini, akun tersebut berkembang menjadi salah satu media informasi lokal yang aktif mengangkat isu masyarakat Banyumas, mulai dari informasi daerah hingga persoalan yang ramai diperbincangkan warga di media sosial.

Editor : Arbi Anugrah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut