Purwokerto Half Marathon 2026 Diserbu 6.000 Pelari, Sorak Warga Banyumas Jadi Daya Tarik Utama
Antusiasme tidak hanya datang dari peserta luar daerah. Warga lokal Banyumas juga ikut menikmati kemeriahan Purwokerto Half Marathon 2026.
Salah satu peserta kategori 10K asal Baturraden, Eko, mengaku baru pertama kali mengikuti event tersebut. Ia terkesan dengan keterlibatan masyarakat yang menurutnya sangat aktif memberi dukungan kepada pelari.
“Sebagai warga lokal antusias, karena cheering-nya luar biasa. Semoga ke depan lebih meriah lagi,” katanya.
Eko juga menilai pengamanan dan sterilisasi jalur membuat peserta lebih nyaman saat berlari. Ia berharap event semacam ini dapat terus digelar karena berdampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat.
“Harapannya UMKM lebih maju lagi dan lebih ramai,” ujarnya.
Sekda Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan Purwokerto Half Marathon kini berkembang menjadi bagian dari strategi sport tourism atau wisata olahraga yang dikembangkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
“Kegiatan ini bagian dari sport tourism yang dikembangkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” bebernya.
Menurutnya, kedatangan ribuan pelari dari luar kota memberi dampak langsung terhadap sektor hotel, kuliner, hingga pelaku UMKM di Banyumas. Momentum libur panjang juga diharapkan membuat peserta dan pendamping tinggal lebih lama di Purwokerto.
“Minimal mereka menginap di hotel, makan, dan harapannya berbelanja untuk UMKM di Purwokerto,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pun menargetkan nilai perputaran ekonomi Purwokerto Half Marathon 2026 meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pada 2024, event ini disebut menghasilkan perputaran ekonomi sekitar Rp6,4 miliar, lalu naik menjadi Rp8,5 miliar pada 2025.
“Tahun 2026 ini harapannya menjadi Rp10 miliar. Mudah-mudahan berhasil, bahkan lebih dari itu,” kata Sumarno.
Editor : Arbi Anugrah