Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bupati Keliling ke RS, Pastikan Penanganan Cepat untuk Korban
Advertisement . Scroll to see content

Rembug Pembangunan Jateng, Bupati Purbalingga Usulkan Konektivitas Wisata Gunung Slamet

Senin, 18 Mei 2026 | 17:33 WIB
  • author Elde Joyosemito
Rembug Pembangunan Jateng, Bupati Purbalingga Usulkan Konektivitas Wisata Gunung Slamet
Bupati Fahmi menekankan pentingnya pengembangan kawasan wisata di lereng Gunung Slamet yang perlu didukung akses infrastruktur memadai. (Foto: Istimewa)

BANJARNEGARA, iNewsPurwokerto.idBupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif bersama Wakil Bupati Dimas Prasetyahani menghadiri Rembug Pembangunan Jawa Tengah 2026 yang digelar di Pendopo Dipayuda Adigraha, Banjarnegara, Senin (18/5/2026). 

Forum tersebut menjadi ajang penyampaian usulan pembangunan dari pemerintah daerah kepada Pemprov Jawa Tengah.

Kegiatan itu juga diikuti Sekretaris Daerah dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dari wilayah pengembangan Cibalingmas dan Wonobanjar. Dalam rembuk pembangunan tersebut, tema yang diusung untuk arah pembangunan Jawa Tengah tahun 2027 adalah pengembangan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi.

Pada kesempatan itu, Bupati Fahmi menekankan pentingnya pengembangan kawasan wisata di lereng Gunung Slamet yang perlu didukung akses infrastruktur memadai. Ia mengusulkan peningkatan ruas jalan penghubung Baturraden–Serang hingga Pemalang guna memperkuat konektivitas antardaerah wisata.

“Jadi nanti kalau potensi wisata Gunung Slamet ini meningkat, jalan ini akan mempermudah akses dari Banyumas, dari Guci melalui Pemalang,” kata Fahmi.

Menurutnya, peningkatan kualitas jalan yang saat ini baru menjangkau Baturraden perlu diteruskan hingga wilayah Purbalingga. Langkah itu dinilai dapat membuka peluang ekonomi sekaligus memperluas akses menuju destinasi wisata di sekitar Gunung Slamet.

Fahmi juga memperkenalkan sejumlah destinasi unggulan di Purbalingga yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan, mulai dari Monumen Tempat Lahir Jenderal Soedirman, wisata religi makam Syekh Jambu Karang, Owabong Waterpark, hingga Goa Lawa Purbalingga (Golaga).

“Kemudahan dan kelancaran konektivitas Jalan Provinsi untuk objek-objek wisata tersebut sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Selain pembangunan jalan, Pemkab Purbalingga juga mendorong perluasan layanan Trans Jateng agar menjangkau lebih banyak wilayah di eks Karesidenan Banyumas. Fahmi mengusulkan pengembangan koridor Purwokerto–Banjarnegara/Wonosobo serta Purbalingga–Pemalang.

“Bisa menggunakan skema seperti yang di DKI Jakarta, JakLingko,” katanya.

Di sektor ekonomi, Fahmi mengungkapkan tantangan yang dihadapi Purbalingga dalam menarik investasi industri berskala besar. Menurut dia, posisi geografis Purbalingga yang tidak berada di jalur Pantura maupun Pansela serta tidak dilalui jalan nasional menjadi kendala tersendiri bagi pengembangan kawasan industri.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa Rembug Pembangunan digelar sebagai sarana menyerap aspirasi daerah berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat. “Maka diselenggarakan Rembug Pembangunan ini,” ujar Ahmad Luthfi.

Terkait usulan pengembangan jalan lingkar Gunung Slamet, Ahmad Luthfi mengaku telah meninjau langsung sejumlah titik di kawasan Baturraden, Purbalingga, Pemalang hingga Kajen. “Saya sudah masuk ke sana dan harus kita lakukan pengawalan,” katanya.

Mengenai usulan perluasan koridor Trans Jateng, gubernur menyebut masih diperlukan kajian lebih lanjut, khususnya untuk rute Purbalingga–Klampok karena berpotensi bersinggungan dengan trayek angkutan umum yang sudah ada. 

Meski demikian, Pemprov Jawa Tengah berkomitmen memperkuat pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah, terutama sektor pariwisata dan konektivitas wilayah.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut