get app
inews
Aa Text
Read Next : Salurkan Bantuan Beras untuk Ketahanan Pangan, Perkuat Daya Beli Masyarakat

Job Fair Banyumas Diserbu Pencari Kerja, Bupati Singgung Perlindungan Pekerja

Rabu, 03 Juni 2026 | 14:31 WIB
header img
Banyumas Job Fair Hybrid 2026 yang digelar Pemkab Banyumas di Convention Hall Putra Sang Fajar, Purwokerto, Rabu (3/6/2026) diisi juga dengan penyerahan santuan untuk pekerja yang meninggal. (Foto: iNewsPurwokerto)

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id - Ribuan pencari kerja memanfaatkan Banyumas Job Fair Hybrid 2026 yang digelar Pemkab Banyumas di Convention Hall Putra Sang Fajar, Purwokerto, Rabu (3/6/2026). 

Ajang bursa kerja yang berlangsung selama dua hari tersebut menawarkan hampir 3.000 peluang kerja dari puluhan perusahaan yang membuka rekrutmen bagi masyarakat.

Data Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Banyumas menunjukkan, kegiatan itu melibatkan 61 perusahaan, terdiri atas 28 perusahaan yang membuka layanan rekrutmen secara langsung dan 33 perusahaan yang melayani pendaftaran secara daring. Secara keseluruhan tersedia 226 jenis jabatan dengan total 2.948 lowongan pekerjaan.

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, mengatakan penyelenggaraan bursa kerja merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap lapangan pekerjaan.

Menurut dia, job fair tidak hanya menjadi sarana mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia agar lebih siap memasuki dunia kerja dan mampu bersaing di tengah kebutuhan industri yang terus berkembang.

Sadewo menilai peluang kerja saat ini semakin terbuka luas, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di berbagai negara yang membutuhkan tenaga kerja terampil. Karena itu, masyarakat didorong untuk meningkatkan kompetensi, termasuk kemampuan berbahasa asing, agar dapat memanfaatkan kesempatan tersebut.

Ia menegaskan pentingnya kesesuaian antara program pelatihan kerja yang diselenggarakan pemerintah dengan kebutuhan dunia usaha dan industri. Untuk itu, Disnakerin Banyumas diminta melakukan pemetaan kebutuhan pasar tenaga kerja sebelum menyusun program pelatihan.

Menurutnya, pelatihan keterampilan harus didasarkan pada kebutuhan riil di lapangan sehingga ilmu yang diperoleh peserta dapat langsung digunakan untuk memperoleh pekerjaan atau mengembangkan karier.

Selain itu, Sadewo juga mendorong agar setiap program pelatihan kerja dilengkapi dengan sertifikasi kompetensi. Sertifikat tersebut dinilai penting untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja Banyumas di tengah persaingan pasar kerja yang semakin ketat.

Ia berharap pada pelaksanaan job fair mendatang, pemerintah daerah dapat menggandeng lebih banyak perusahaan maupun lembaga penyalur tenaga kerja luar negeri. Langkah itu dinilai dapat membuka akses yang lebih luas bagi warga Banyumas yang ingin bekerja di pasar kerja internasional.

Sementara itu, Kepala Disnakerin Kabupaten Banyumas, Wahyu Dewanto, mengatakan Banyumas Job Fair Hybrid 2026 berlangsung pada 3 hingga 4 Juni 2026. Kegiatan tersebut dirancang untuk mempertemukan pencari kerja dan perusahaan secara langsung maupun melalui platform digital.

Menurut dia, model hybrid yang diterapkan memungkinkan proses rekrutmen berjalan lebih efektif karena menjangkau lebih banyak pencari kerja sekaligus memberikan kemudahan bagi perusahaan dalam mencari kandidat yang sesuai kebutuhan.

Seluruh informasi mengenai lowongan kerja yang tersedia dalam kegiatan tersebut dapat diakses melalui Sistem Informasi Ketenagakerjaan Banyumas maupun aplikasi Simak Kerja Banyumas yang telah terintegrasi dengan layanan digital pemerintah daerah.

Wahyu mengungkapkan bahwa hasil penempatan tenaga kerja melalui pelaksanaan job fair dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Pada 2023 tercatat sebanyak 1.031 pencari kerja berhasil ditempatkan, kemudian 946 orang pada 2024, dan meningkat menjadi 1.579 orang sepanjang 2025.

Menurutnya, penyelenggaraan bursa kerja merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengurangi tingkat pengangguran dan kemiskinan, sekaligus mendukung stabilitas ekonomi melalui perluasan kesempatan kerja.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bupati Banyumas bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Purwokerto, Vinca Meitasari, juga menyerahkan santunan kepada ahli waris pekerja peserta BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal dunia.

Sadewo menjelaskan, salah satu penerima manfaat merupakan keluarga penderes yang telah didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui koperasi. Santunan yang diberikan tidak hanya mencakup jaminan kematian, tetapi juga bantuan beasiswa pendidikan bagi anak-anak yang ditinggalkan.

Ia menyebutkan, satu ahli waris menerima santunan sebesar Rp141 juta, sementara penerima lainnya memperoleh santunan senilai Rp216 juta. Nilai tersebut terdiri atas manfaat jaminan kematian serta dukungan pendidikan bagi anak peserta.

Menurut Sadewo, pemerintah daerah terus mendorong masyarakat, khususnya pekerja rentan, untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan agar memperoleh perlindungan sosial ketika menghadapi risiko kerja maupun risiko meninggal dunia.

Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Selain itu, saat ini terdapat kebijakan relaksasi iuran bagi peserta tertentu sehingga biaya kepesertaan menjadi lebih terjangkau, dari sebelumnya Rp16.800 menjadi Rp8.400 per bulan.

Sementara itu, Saimah, ahli waris dari Sirin yang meninggal dunia akibat terjatuh dari pohon kelapa saat bekerja sebagai penderes, mengaku bantuan yang diterimanya sangat berarti bagi keberlangsungan ekonomi keluarganya.

Menurut dia, santunan tersebut membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari setelah kehilangan tulang punggung keluarga. Selain itu, manfaat beasiswa yang diberikan juga memberikan kepastian bagi kelangsungan pendidikan anaknya di masa mendatang.

“Bantuan ini sangat membantu kebutuhan keluarga kami, termasuk untuk pendidikan anak,” ujarnya.

Editor : EldeJoyosemito

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut