Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Menhub Copot Dirjen Perhubungan Laut di Tengah Rentetan Kecelakaan Kapal
Advertisement . Scroll to see content

Mendag: Stok dan Harga Bahan Pokok di Pasar Stabil dan Terkendali

Kamis, 25 Juni 2026 | 18:09 WIB
  • author Elde Joyosemito
Mendag: Stok dan Harga Bahan Pokok di Pasar Stabil dan Terkendali
Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan ketersediaan dan harga barang kebutuhan pokok di Kabupaten Banyumas masih dalam kondisi aman dan terkendali. (Foto: Istimewa)

Untuk komoditas hortikultura, harga cabai juga dinilai relatif terkendali. Cabai merah keriting dijual Rp45.000 per kilogram, cabai merah besar Rp50.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah berada di kisaran Rp50.000 hingga Rp55.000 per kilogram.

Budi Santoso menegaskan pemerintah berupaya menjaga keseimbangan harga agar tidak merugikan produsen maupun konsumen. Menurutnya, harga yang ideal adalah harga yang berada di sekitar harga acuan atau HET karena mampu mengakomodasi kepentingan kedua belah pihak.

"Kalau harga terlalu rendah, petani dan peternak yang dirugikan. Sebaliknya, jika terlalu tinggi, masyarakat sebagai konsumen akan terbebani. Karena itu, pemerintah terus mencari titik keseimbangan," katanya.

Mendag juga menyoroti harga telur ayam ras dan daging ayam ras yang masih berada di bawah harga acuan. Berdasarkan pemantauan di Pasar Manis, harga telur ayam ras berkisar Rp25.000 hingga Rp26.000 per kilogram, sedangkan daging ayam ras berada pada kisaran Rp35.000 hingga Rp36.000 per kilogram.

Untuk membantu menstabilkan harga di tingkat peternak, pemerintah telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor perhotelan, restoran, kafe, dan ritel modern, guna meningkatkan penyerapan produk peternakan.

"Kami sudah berkomunikasi dengan berbagai asosiasi agar penyerapan telur dan daging ayam meningkat sehingga harga di tingkat peternak bisa kembali membaik," ujarnya.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut