Pangkas Emisi Karbon Lewat PLTS di Empat Stasiun Wilayah Daop 5 Purwokerto
Saat ini, total kapasitas PLTS yang terpasang di wilayah Daop 5 mencapai 96,3 kilowatt peak (kWp). Dengan kapasitas tersebut, sistem PLTS diperkirakan mampu memproduksi sekitar 125 ribu hingga 144 ribu kilowatt hour (kWh) listrik bersih setiap tahun, bergantung pada intensitas penyinaran matahari di masing-masing lokasi.
Produksi energi tersebut juga diproyeksikan mampu menekan emisi karbon sekitar 105 hingga 125 ton karbon dioksida (CO₂) per tahun. Perhitungan itu mengacu pada estimasi produksi listrik tahunan PLTS dan faktor emisi sistem ketenagalistrikan Jawa-Madura-Bali yang ditetapkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
As'ad mengatakan pemanfaatan PLTS merupakan bagian dari transformasi KAI dalam mewujudkan operasional transportasi yang lebih efisien dan berkelanjutan. Sebagai operator transportasi publik, KAI terus mendorong penggunaan energi bersih sebagai salah satu strategi mendukung target penurunan emisi nasional.
Ia menambahkan, pengembangan PLTS di wilayah Daop 5 akan dilakukan secara bertahap seiring komitmen perusahaan untuk memperluas pemanfaatan energi baru terbarukan.
"Kami akan terus mengembangkan penggunaan energi baru terbarukan agar operasional KAI semakin andal, efisien, dan ramah lingkungan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat maupun lingkungan," ujar As'ad.
Editor : EldeJoyosemito