Katasapa Purbalingga Peringati Hari Puisi Indonesia Lewat Juguran Sastra
Humas Katasapa sekaligus pemandu acara, Deka Aepama, mengatakan para peserta membacakan puisi karya sejumlah penyair besar Indonesia seperti Chairil Anwar, W.S. Rendra, dan Sapardi Djoko Damono, disamping karya mereka sendiri.
"Setiap pembacaan puisi tidak berhenti pada penampilan semata, tetapi juga dilanjutkan dengan diskusi dan saling berbagi pandangan sehingga peserta dapat memperkaya pemahaman terhadap karya yang dibacakan," katanya.
Ketua Katasapa Purbalingga, Agustav Triono, berharap Juguran Sastra dapat menjadi agenda rutin sehingga ruang apresiasi sastra di Purbalingga terus terjaga.
"Kami berharap Juguran Sastra dapat dilaksanakan secara berkala, baik setiap bulan maupun pada momentum-momentum tertentu. Dengan begitu, ruang apresiasi sastra di Purbalingga akan terus hidup, berkembang, dan melahirkan generasi baru yang mencintai puisi," ujarnya.
Hari Puisi Indonesia diperingati setiap 26 Juli, bertepatan dengan hari kelahiran penyair Chairil Anwar, tokoh Angkatan '45 yang dikenal memberi pengaruh besar terhadap perkembangan puisi modern Indonesia.
Gagasan Hari Puisi Indonesia bermula dari Deklarasi Hari Puisi Indonesia yang dibacakan penyair Sutardji Calzoum Bachri pada 2012. Pemerintah kemudian menetapkan secara resmi 26 Juli sebagai Hari Puisi Indonesia pada 2025 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
Melalui penyelenggaraan Juguran Sastra, Katasapa Purbalingga berupaya menghadirkan puisi tidak hanya sebagai karya sastra yang dibaca, tetapi juga sebagai ruang dialog, refleksi, dan silaturahmi bagi para pegiat literasi serta pencinta puisi di Kabupaten Purbalingga.
Editor : EldeJoyosemito