get app
inews
Aa Text
Read Next : Miris! Suami Aniaya Istri Hamil 8 Bulan di Banyumas, Polisi Ungkap Kronologi

Krisis Air Bersih di Banyumas Terus Meluas, 25.817 Warga Terdampak

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:31 WIB
header img
BPBD Kabupaten Banyumas mencatat 25.817 jiwa atau 7.852 kepala keluarga (KK) terdampak krisis air bersih. (Foto: BPBD Banyumas)

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id – Dampak musim kemarau di Kabupaten Banyumas semakin meluas. Selain memicu krisis air bersih, kondisi cuaca yang kering juga meningkatkan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas mencatat 25.817 jiwa atau 7.852 kepala keluarga (KK) terdampak krisis air bersih.

Puluhan ribu warga tersebut tersebar di 34 desa dan kelurahan pada 14 kecamatan. Kekeringan juga berdampak terhadap tujuh fasilitas umum karena ketersediaan sumber air semakin terbatas.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyumas Dwi Irawan Sukma mengatakan, meluasnya wilayah terdampak menjadi perhatian serius karena musim kemarau masih berlangsung.

"Seiring perkembangan kondisi di lapangan, kami terus mengintensifkan distribusi air bersih ke wilayah yang terdampak untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat," kata Dwi.

Hingga 6 Agustus 2026, BPBD Banyumas telah mendistribusikan 913 ribu liter air bersih ke sejumlah wilayah terdampak. Bantuan tersebut disalurkan melalui 188 rit penyaluran .

Editor : EldeJoyosemito

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut