get app
inews
Aa Text
Read Next : Prabowo Panen Raya Udang di Kebumen, Soroti Proyek Produktif dan Lapangan Kerja untuk Rakyat

Layanan Kesehatan Masuk Pelosok Desa, 200 Warga Dapat Pengobatan Gratis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 07:48 WIB
header img
Pemkab Kebumen kembali memperluas akses pelayanan kesehatan hingga ke wilayah perdesaan melalui program unggulan Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge. (Foto: Istimewa)

KEBUMEN, iNewsPurwokerto.idPemkab Kebumen kembali memperluas akses pelayanan kesehatan hingga ke wilayah perdesaan melalui program unggulan “Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge”. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Olahraga Desa Penusupan, Kecamatan Sruweng, Rabu (12/8/2026).

Program yang diinisiasi Bupati Kebumen Lilis Nuryani bersama Wakil Bupati Zaeni Miftah itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan warga.

Sekitar 200 warga mengikuti kegiatan tersebut. Mereka mendapatkan berbagai layanan kesehatan secara gratis, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan massal, pemeriksaan kehamilan terpadu hingga sunatan massal.

Selain pelayanan medis, kegiatan juga diisi bakti sosial berupa penyaluran bantuan kepada penyandang disabilitas dan keluarga kurang mampu.

Bupati Kebumen Lilis Nuryani hadir bersama staf ahli, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Direktur RS PKU Muhammadiyah Sruweng, Forkopimcam Sruweng, Ketua PMI Kebumen, Ketua Baznas Kebumen, serta jajaran Pemerintah Desa Penusupan dan para kepala desa se-Kecamatan Sruweng.

Penjabat Kepala Desa Penusupan Sri Sulistiyowati mengapresiasi kehadiran Pemkab Kebumen melalui program pelayanan kesehatan tersebut. Menurut dia, layanan jemput bola memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk warga dari desa sekitar.

Selain sektor kesehatan, Sri menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat kepada pemerintah daerah. Di antaranya pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, pengadaan ambulans atau mobil siaga desa, fasilitasi pembuatan lagu dan tarian khas Penusupan untuk mendukung pengembangan desa wisata, serta perbaikan jalan setelah gapura desa.

Desa Penusupan berada di kawasan pegunungan dan tidak memiliki lahan persawahan. Sebagian masyarakat mengandalkan tanaman seperti singkong dan jagung, meski hasil pertanian kerap menghadapi gangguan monyet liar.

Di sisi lain, desa tersebut memiliki potensi wisata alam, salah satunya kolam renang alami Watu Gede yang tengah dikembangkan.

Pemkab Kebumen mencatat perkembangan positif dalam penanganan kesehatan ibu. Angka Kematian Ibu (AKI) tercatat turun menjadi tiga kasus dari sebelumnya tujuh kasus.

Pemkab melalui Dinas Kesehatan juga memastikan ibu hamil yang belum memiliki BPJS akan dibantu mendapatkan kepesertaan secara gratis. Langkah tersebut dilakukan agar persoalan administrasi tidak menjadi penghalang bagi ibu hamil dalam memperoleh pemeriksaan maupun layanan persalinan.

RS PKU Muhammadiyah Sruweng turut menawarkan dukungan berupa layanan antar-jemput medis gratis bagi warga yang membutuhkan akses menuju fasilitas kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lilis juga mengingatkan para orang tua mengenai pentingnya pendampingan anak di tengah perkembangan teknologi digital. Orang tua diminta tidak menjadikan telepon seluler sebagai pengganti pengawasan dan pendampingan terhadap anak.

“Jangan terlalu sering memberikan HP kepada anak hanya karena orang tua merasa lelah. Anak-anak butuh pengawasan dan pendampingan langsung agar mereka tetap aktif bergerak dan sehat,” kata Lilis.

Bupati juga memberikan motivasi kepada anak-anak yang mengikuti sunatan massal agar tetap berani dan segera pulih. Ia meminta orang tua tidak berlebihan dalam merayakan sunatan dan cukup melaksanakannya secara sederhana.

Lilis turut mengapresiasi potensi alam Desa Penusupan yang masih asri. Ia mengajak masyarakat menjaga lingkungan sekaligus mengembangkan potensi desa, termasuk tanaman jenitri yang memiliki nilai ekonomi.

Menurut dia, peningkatan kualitas kesehatan harus berjalan seiring dengan penguatan kebersamaan dan kemudahan akses terhadap pelayanan publik.

Dalam rangkaian kunjungannya, Bupati Lilis juga meninjau pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Karangtanjung, Kecamatan Alian. Progres pembangunan fasilitas tersebut telah mencapai 96 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Selain Pustu Karangtanjung, sejumlah Pustu lain juga telah selesai dibangun, yakni Pustu Penimbun, Pengempon, Gunungsari, Jatiroto, Ampih, dan Somagede.

Keberadaan fasilitas kesehatan tingkat desa tersebut diharapkan semakin mendekatkan pelayanan medis kepada masyarakat, terutama warga yang tinggal jauh dari pusat pelayanan kesehatan.

Editor : EldeJoyosemito

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut