Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gercep, Kemdiktisaintek Tunjuk Prof Ali Rokhman Jadi Plt Rektor Unsoed
Advertisement . Scroll to see content

Unsoed-BRIN Kembangkan PLTS di Atas Kanal Irigasi, Ini Potensinya untuk Indonesia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:26 WIB
  • author Arbi Anugrah
Unsoed-BRIN Kembangkan PLTS di Atas Kanal Irigasi, Ini Potensinya untuk Indonesia
Unsoed, BRIN, dan Lumitech Co., Ltd. Korea meluncurkan penerapan PLTS di atas saluran irigasi pertanian sebagai inovasi energi terbarukan. (Foto: Unsoed).

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id - Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta perusahaan asal Korea Selatan, Lumitech Co., Ltd., untuk mengembangkan energi terbarukan tanpa harus mengorbankan lahan produktif.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui pengembangan dan demonstrasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di atas saluran irigasi pertanian. Kerja sama ditandai dengan penandatanganan sejumlah dokumen sekaligus peluncuran penerapan sistem PLTS tersebut di Unsoed, Rabu (19/8/2026).

Program ini menjadi bagian dari Launching and Kick Off Meeting Development and Demonstration of a Solar Photovoltaic Systems for Agriculture and Irrigation Canals Tailored to Overseas Markets, and Business Model Development.

Pemanfaatan saluran irigasi sebagai lokasi panel surya menjadi salah satu bagian menarik dari kolaborasi tersebut.

Alih-alih membuka lahan baru untuk memasang panel surya, sistem ini memanfaatkan ruang di atas kanal yang sudah tersedia. Dengan begitu, fungsi saluran irigasi untuk mendukung pertanian tetap berjalan, sementara area di atasnya dimanfaatkan untuk menghasilkan energi.

Rektor Unsoed Prof. Akhmad Sodiq mengatakan kolaborasi antara kampus, lembaga riset, dan industri diperlukan agar hasil penelitian tidak berhenti di lingkungan akademik.

“Unsoed sangat menyambut baik kolaborasi ini. Perguruan tinggi tidak dapat berjalan sendiri dalam menghasilkan inovasi yang berdampak. Karena itu, sinergi antara Unsoed, BRIN, dan mitra industri menjadi sangat penting untuk mengembangkan teknologi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga dapat diimplementasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Rektor dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/8/2026).

Menurut Prof. Akhmad Sodiq, penggunaan ruang di atas kanal irigasi untuk PLTS sekaligus mempertemukan kebutuhan pengembangan energi bersih dengan pemanfaatan sumber daya secara lebih produktif.

“Ini merupakan kolaborasi yang sangat strategis karena menggabungkan kepentingan riset, pengembangan teknologi, pemanfaatan sumber daya, dan kebutuhan masyarakat. Kami berharap kerja sama ini dapat terus dikembangkan sehingga menghasilkan inovasi yang dapat direplikasi di berbagai wilayah,” katanya.

BRIN melihat kerja sama tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem penelitian dan inovasi nasional.

Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan BRIN Prof. Dr. Ir. R. Nunung Nuryartono mengatakan hubungan antara lembaga riset dan perguruan tinggi perlu dibuat semakin dekat agar potensi penelitian dapat dikembangkan secara bersama-sama.

“Ke depan, kalau memungkinkan, kami berharap ada BRIN Corner di setiap perguruan tinggi. Dengan begitu, komunikasi dan kolaborasi antara BRIN dengan perguruan tinggi dapat semakin dekat, sehingga berbagai potensi riset dan inovasi dapat dikembangkan bersama,” ujarnya.

Menurutnya, model kolaborasi seperti yang dilakukan Unsoed, BRIN, dan Lumitech berpotensi dikembangkan menjadi pola kerja sama yang lebih luas.

Kepala Organisasi Riset Energi dan Manufaktur BRIN Dr. Cuk Supriyadi Ali Nandar menilai sistem PLTS di atas kanal memiliki nilai strategis karena memanfaatkan ruang yang selama ini tidak digunakan untuk pembangkit energi.

Editor: Arbi Anugrah

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut