Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Rektor UIN Saizu Jenguk Mahasiswi Korban Flying Fox, Begini Kondisinya
Advertisement . Scroll to see content

Pencarian Speedboat Bawa 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda Dilanjutkan 

Rabu, 09 September 2026 | 08:15 WIB
  • author Tim iNews
Pencarian Speedboat Bawa 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda Dilanjutkan 
Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian speedboat yang membawa delapan orang, termasuk lima jurnalis, yang hilang kontak di perairan Selat Sunda. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNewsPurwokerto.idTim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian speedboat yang membawa delapan orang, termasuk lima jurnalis, yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. Hingga Selasa (8/9/2026) malam, keberadaan kapal beserta seluruh penumpangnya belum ditemukan.

Operasi pencarian dijadwalkan kembali dimulai pada Rabu (9/9/2026) pukul 07.00 WIB. Basarnas Banten menyiapkan empat kapal dan dua unit drone untuk menyisir wilayah perairan. Nelayan setempat juga dilibatkan dalam operasi pencarian.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Banten, Rizky Dwianto, mengatakan pencarian akan diperkuat unsur TNI AL. "Pencarian dilanjutkan pukul 07.00 WIB. Besok ada tambahan kekuatan dari TNI AL," kata Rizky.

Tim SAR gabungan sebelumnya telah melakukan pencarian sejak Selasa. Namun, hingga malam hari, kapal cepat yang membawa rombongan tersebut belum berhasil ditemukan.

Speedboat tersebut dilaporkan berangkat dari Dermaga Carita, Pandeglang, menuju kawasan Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Perjalanan menuju lokasi diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua jam. Namun, sekitar pukul 14.42 WIB, kapal dilaporkan kehilangan kontak ketika berada di antara perairan Carita dan Gunung Anak Krakatau.

Berdasarkan informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, posisi speedboat masih sempat terpantau pada pukul 18.13 WIB di sekitar Gunung Anak Krakatau. Setelah itu, keberadaan kapal tidak lagi diketahui.

Pencarian sempat dilakukan oleh tim gabungan, tetapi kondisi cuaca menjadi salah satu kendala. Gelombang tinggi, angin kencang, cuaca gelap, serta jarak pandang yang terbatas membuat operasi pencarian harus dihentikan sementara.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut