Ribuan Warga Tumpah Ruah Saksikan Serunya Festival Kentongan Banyumas
Menurut dia, dukungan tersebut penting untuk memastikan seni tradisi khas Banyumas tetap hidup dan semakin berkembang. Bank Indonesia disebut akan menanggung 50 persen kebutuhan anggaran penyelenggaraan, sedangkan sisanya akan ditanggung bersama oleh berbagai pihak.
"Dengan skema BI menanggung 50 persen dan sisa anggaran ditanggung bersama, gelaran budaya kita dipastikan bakal semakin meriah," katanya.
Sadewo juga menyoroti semakin besarnya perhatian terhadap seni budaya Banyumas di tingkat nasional. Salah satunya ditunjukkan oleh 125 penari Banyumas yang membawakan Tari Kelana Lengger di bawah pimpinan Rianto atau Lengger Lanang dalam Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Istana Negara.
Menurut Sadewo, pencapaian tersebut membuktikan seni budaya Banyumas memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan mendapatkan pengakuan di tingkat nasional.
"Kami ingin generasi muda Banyumas terus mengenali dan mencintai seni tradisinya sendiri. Budaya yang kita miliki saat ini harus terus hidup dan tidak boleh punah. Mari kita jaga bersama-sama," ujarnya.
Ia berharap seluruh elemen masyarakat terus memberikan dukungan terhadap kegiatan kebudayaan. Seni tradisi, kata dia, tidak boleh hanya menjadi bagian dari masa lalu, melainkan harus tetap hidup sebagai identitas dan kebanggaan masyarakat Banyumas.
Di sela kemeriahan festival, Sadewo juga mengingatkan pengunjung agar menjaga ketertiban dan kebersihan selama acara berlangsung. Masyarakat diminta tidak membuang sampah sembarangan demi menjaga kebersihan Purwokerto.
Editor: EldeJoyosemito