Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Perjuangan Mia, Ibu Hamil yang Rela Motoran 13 Jam Demi Mudik dari Tangerang ke Cilacap
Advertisement . Scroll to see content

Sidat Jadi Komoditas Andalan Ubah Desa yang Awalnya Miskin untuk Lebih Berdaya

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:10 WIB
  • author Elde Joyosemito
Sidat Jadi Komoditas Andalan Ubah Desa yang Awalnya Miskin untuk Lebih Berdaya
Ikan sidat (Anguilla bicolor) yang selama ini dikenal sebagai komoditas perikanan bernilai ekonomi tinggi perlahan mengubah cara warga melihat potensi desa. (Foto: iNewsPurwokerto)

Langkah tersebut juga membuka ruang keterlibatan lebih banyak warga, terutama dalam proses pengolahan dan produksi makanan.

Pertamina kemudian mendorong pengembangan program tersebut agar tidak berhenti pada budidaya.

Pada 2025, pengolahan sidat mulai dikembangkan lebih serius. Abon, sambal, dan kerupuk menjadi sejumlah produk yang dihasilkan masyarakat.

"Nah, tahun 2025 kami juga mengembangkan selain budidaya ikan sidat, kita pengolahannya juga. Pengolahannya itu ikan sidat kita jadikan abon, lalu kita jadikan sambal, dan juga kerupuk," tutur Ita.

Berawal dari Desa Miskin

Program pemberdayaan tersebut tidak terlepas dari kondisi sosial ekonomi masyarakat Sidamukti. Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Lomanis melihat potensi sidat sekaligus persoalan kesejahteraan warga.

Ita mengatakan Sidamukti sebelumnya termasuk desa dengan tingkat kemiskinan cukup tinggi di Cilacap. Pada saat program dirancang, sekitar 34 persen warga disebut berada dalam kondisi menganggur dan terjerat kemiskinan.

"Dari program ini sendiri karena memang dulu di sini di Desa Sidamukti adalah termasuk desa miskin di Cilacap. Jadi hampir 34 persen waktu itu Desa Sidamukti warganya pengangguran dan juga terjerat dalam kemiskinan," kata Ita.

Keberadaan Sungai Citanduy kemudian menjadi salah satu alasan sidat dipilih sebagai komoditas pemberdayaan.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut