Muhammadiyah Jajaki Kerja Sama dengan Inggris, dari Kampus Russell Group hingga Tenaga Kesehatan
Sekretaris PCIM Britania Raya dan Irlandia, Susana Widyaningsih, mengatakan pertemuan dengan FCDO menjadi momentum untuk memperkuat hubungan internasional Muhammadiyah.
Susana, yang merupakan dosen Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) sekaligus mahasiswa doktoral Keperawatan di University of Birmingham, melihat peluang kolaborasi dapat dikembangkan melalui berbagai skema akademik.
Selain penelitian bersama dan mobilitas akademik, peluang tersebut mencakup program post-doctoral antara PTMA dan perguruan tinggi di Inggris.
"Selain pendidikan dan kesehatan, program Eco Bhinneka juga mendapat perhatian sebagai pintu masuk kerja sama dalam pengembangan energi berkelanjutan dan isu lingkungan yang menjadi agenda global," kata Susana dalam keterangannya kepada iNews Purwokerto, Minggu (30/8/2026).
Program Eco Bhinneka dengan demikian berpotensi menjadi jalur lain bagi Muhammadiyah untuk memperluas keterlibatan dalam agenda lingkungan dan pembangunan berkelanjutan di tingkat internasional.
Ketua PCIM Britania Raya dan Irlandia, Ince Dian Apriliyani Azir, menegaskan pertemuan dengan FCDO tidak dimaksudkan berhenti pada tahap penjajakan.
"Pembicaraan tersebut akan segera kita tindak lanjuti menjadi program-program konkret yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak," ujarnya.
Sejumlah agenda telah mulai dipetakan, antara lain kemitraan perguruan tinggi, riset bersama, pengembangan tenaga kesehatan, serta kolaborasi di bidang energi terbarukan dan lingkungan.
Pertemuan PCIM Muhammadiyah Britania Raya dan Irlandia dengan FCDO menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan Muhammadiyah dengan berbagai pihak di Inggris. Tantangan berikutnya adalah menerjemahkan peluang tersebut menjadi program kerja sama yang konkret dan memberi manfaat bagi masyarakat di Indonesia maupun Inggris.
Editor : Arbi Anugrah