Konser Slank di Purwokerto Sukses Obati Kerinduan Belasan Ribu Slankers, UMKM Ikut Bergeliat
Kehadiran belasan ribu penonton membuat konser menjadi momentum ekonomi bagi pedagang yang berjualan di dalam maupun sekitar venue.
Setelah sejumlah musisi tampil, Slank naik ke panggung sekitar pukul 22.00 WIB sebagai penampil pamungkas.
Kaka, Bimbim, Ivanka, Ridho dan Abdee tampil dalam formasi lengkap. Selama sekitar 1,5 jam, mereka membawakan belasan lagu yang langsung mengundang nyanyian massal dari penonton.
Deretan lagu populer seperti Terlalu Manis, Terlalu Pahit, Ku Tak Bisa, Orkes Sakit Hati, Mawar Merah, Tonk Kosong, Virus, dan I Miss U but I Hate U ikut dimainkan.
Suasana semakin riuh ketika Slank membawakan Poppies Lane Memory, lagu dari album Tujuh yang dirilis pada 1998.
Tidak hanya menyuguhkan lagu-lagu lama, Slank juga membawa materi yang sarat kritik sosial. Lagu Rakus dan Republik Fufufafa menjadi bagian dari penampilan mereka malam itu.
Menjelang pertunjukan berakhir, Kaka juga sempat mengajak penonton berinteraksi.
“Mau ditambahin lagi nggak kotanya, bilang ke HS tambahin 10 kota lagi,” kata vokalis bernama lengkap Akhadi Wira Satriaji itu.
Konser di GOR Satria merupakan kota kesembilan dalam rangkaian Hey Slank Berani Kita Beda Tour yang digelar di 10 kota.
Sebelum tiba di Purwokerto, rangkaian tur telah menyambangi Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Lampung, Malang, Palembang dan Bandung.
Setiap kota menghadirkan susunan musisi yang berbeda. Selain Slank sebagai penampil utama, konser di Purwokerto juga diramaikan Polkadots, Afterskema, Karnamereka, Preman Disco, FSTVLST dan Souljah.
Konsep tur tersebut turut memberi ruang kepada musisi lokal atau local hero untuk tampil di kota masing-masing. Langkah ini menjadi bagian dari upaya HS mendukung perkembangan musisi lokal di tengah geliat industri musik.
Editor: Arbi Anugrah