Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ekshumasi Sutrimo di Banyumas, Dokter Forensik Periksa Tanah hingga Seluruh Organ
Advertisement . Scroll to see content

1 Ton Beras Digelontorkan untuk Gerakan Pangan Murah di Festival Pramuka 2026

Kamis, 10 September 2026 | 05:39 WIB
  • author Elde Joyosemito
1 Ton Beras Digelontorkan untuk Gerakan Pangan Murah di Festival Pramuka 2026
Perum Bulog Cabang Banyumas menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangkaian Festival Pramuka Banyumas 2026 di GOR Satria Purwokerto, Rabu (9/9/2026). (Foto: Istimewa)

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id - Perum Bulog Cabang Banyumas menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangkaian Festival Pramuka Banyumas 2026 di GOR Satria Purwokerto, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Bulog membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di tingkat konsumen.

Pemimpin Cabang Bulog Banyumas Prawoko Setyo Aji mengatakan, dalam kegiatan tersebut pihaknya menyediakan beras sekitar satu ton. Beras kemasan ukuran 5 kilogram (kg) sehingga masyarakat dapat membeli sesuai kebutuhan.

“Beras yang kami siapkan sekitar satu ton. Tujuannya untuk membantu menstabilkan harga sekaligus memberikan pilihan kepada masyarakat untuk mendapatkan beras dengan harga yang terjangkau,” kata Prawoko.

Selain beras, Bulog Banyumas juga menyediakan Minyakita kemasan satu liter. Dalam GPM tersebut, sebanyak 240 liter Minyakita disiapkan untuk masyarakat.

Prawoko mengatakan, komoditas pangan yang dijual dalam kegiatan tersebut ditawarkan dengan harga di bawah atau sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah sehingga dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

“Untuk beras SPHP kami jual Rp57.500 per kantong ukuran lima kilogram. Sedangkan Minyakita kemasan satu liter kami jual Rp15.500,” ujarnya.

Menurut dia, pelaksanaan GPM di tengah kegiatan masyarakat seperti Festival Pramuka menjadi kesempatan untuk mendekatkan akses pangan murah kepada masyarakat. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mendapatkan hiburan dari rangkaian festival, tetapi juga dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Bulog Banyumas, lanjut Prawoko, akan terus mendukung pelaksanaan kegiatan stabilisasi pasokan dan harga pangan melalui berbagai kanal penjualan dan kegiatan GPM di wilayah Banyumas.

“Prinsipnya kami ingin pangan tersedia, harganya terjangkau, dan masyarakat mudah mendapatkannya,” katanya.

Pelaksanaan GPM tersebut mendapat perhatian masyarakat yang menghadiri Festival Pramuka Banyumas 2026. Ketersediaan beras SPHP dan Minyakita diharapkan dapat memberikan alternatif bagi masyarakat di tengah kebutuhan pangan yang terus meningkat.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut