El Nino Berlanjut, Polisi di Kebumen Intensifkan Patroli di Kawasan Rawan Kebakaran
KEBUMEN, iNewsPurwokerto.id – Risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meningkat selama musim kemarau. Kondisi vegetasi dan lahan yang kering membuat api lebih mudah muncul serta cepat merambat.
Mengantisipasi kondisi tersebut, Polres Kebumen meningkatkan patroli di sejumlah wilayah yang dinilai rawan kebakaran. Langkah ini dilakukan untuk mencegah munculnya titik api sekaligus mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran.
Salah satunya patroli pencegahan karhutla dilakukan Polres Kebumen melalui Polsek Prembun di wilayah Desa Kabuaran, Kecamatan Prembun.
Petugas menyusuri sejumlah lokasi yang berpotensi mengalami kebakaran. Selain memantau kondisi lingkungan, polisi juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan patroli merupakan bagian dari upaya pencegahan karhutla, terutama saat kondisi lahan mengering akibat musim kemarau.
“Patroli ini merupakan langkah pencegahan. Di tengah musim kemarau, kondisi lahan yang kering membuat potensi kebakaran meningkat,” kata AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, Sabtu (12/9/2026).
Menurutnya, pencegahan tidak bisa hanya dilakukan setelah kebakaran terjadi. Kehadiran petugas di lapangan juga diperlukan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi munculnya api.
Polisi mengimbau warga tidak membakar sampah maupun membersihkan lahan dengan cara dibakar. Aktivitas tersebut berisiko memicu kebakaran, terlebih ketika kondisi lahan sangat kering dan angin bertiup cukup kencang.
Kapolres mengatakan api yang semula kecil dapat dengan cepat meluas apabila terlambat diketahui dan ditangani.
Karena itu, masyarakat diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
“Peran masyarakat sangat penting. Jika melihat adanya titik api atau aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran, segera laporkan kepada petugas,” ujarnya.
Polres Kebumen memastikan patroli pencegahan karhutla akan terus dilakukan sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau. Langkah tersebut diharapkan dapat menekan potensi kebakaran sekaligus meminimalkan dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat.
Kebakaran lahan tidak hanya mengancam vegetasi, tetapi juga dapat menimbulkan asap yang mengganggu aktivitas warga dan kualitas udara. Jika api tidak segera dikendalikan, kebakaran juga berpotensi menimbulkan kerugian yang lebih besar.
Polres Kebumen kembali mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh api di lahan kering. Pada musim kemarau, satu titik api dapat dengan cepat berkembang menjadi kebakaran besar apabila tidak segera ditangani.
Editor: EldeJoyosemito