Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ekshumasi Sutrimo di Banyumas, Dokter Forensik Periksa Tanah hingga Seluruh Organ
Advertisement . Scroll to see content

HUT ke-81 PMI, Bupati Banyumas Minta Relawan Siaga Hadapi Ancaman Bencana

Kamis, 17 September 2026 | 16:28 WIB
  • author Elde Joyosemito
HUT ke-81 PMI, Bupati Banyumas Minta Relawan Siaga Hadapi Ancaman Bencana
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono meminta PMI terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencanadan persoalan kemanusiaan. (Foto: Istimewa)

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id – Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono meminta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyumas terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana dan persoalan kemanusiaan.

Sadewo mengatakan, tantangan kemanusiaan di Indonesia semakin beragam. Selain bencana alam, masyarakat juga menghadapi berbagai persoalan sosial dan ekonomi yang berdampak terhadap kehidupan sehari-hari.

Kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Banyumas. Menurut dia, sejumlah persoalan yang masih membutuhkan perhatian antara lain potensi bencana, pemenuhan kebutuhan darah, layanan kesehatan, ketersediaan air bersih, sanitasi, serta berbagai kebutuhan kemanusiaan lainnya.

"Kesiapsiagaan tersebut tidak dibangun ketika bencana sudah terjadi, tetapi disiapkan sejak sekarang, dengan meningkatkan kapasitas relawan, memperkuat koordinasi, menjaga ketersediaan darah, dan memperluas partisipasi masyarakat dalam berbagai aksi kemanusiaan," kata Sadewo saat memimpin Apel HUT ke-81 PMI tingkat Kabupaten Banyumas di Halaman Pendopo Si Panji, Kamis (17/9/2026).

Dia menilai, kesiapsiagaan tersebut selama ini telah ditunjukkan PMI Kabupaten Banyumas melalui berbagai kegiatan kemanusiaan di masyarakat.

Salah satunya melalui bakti sosial di Desa Karanggintung, Kecamatan Kemranjen. Kegiatan tersebut meliputi pelayanan kesehatan, pembagian sembako, pemberian kacamata bagi siswa, khitan, pembangunan jamban keluarga, hingga penyaluran bantuan air bersih.

"Aksi seperti ini menunjukkan bahwa PMI tidak hanya hadir saat terjadi bencana, tetapi juga hadir menjawab berbagai kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Sadewo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan relawan PMI, donor darah sukarela, pembina serta anggota Palang Merah Remaja (PMR), dan seluruh pihak yang selama ini mendukung gerakan kemanusiaan di Banyumas.

"Termasuk para senior dan para pendahulu PMI yang telah meletakkan dasar-dasar pengabdian, sehingga sampai hari ini PMI tetap bisa bergerak dan memberikan pelayanan kepada masyarakat," katanya.

Ke depan, Sadewo berharap PMI Kabupaten Banyumas dapat terus menjaga kualitas pelayanan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan di setiap wilayah. PMI juga diminta mampu merespons setiap kebutuhan kemanusiaan secara cepat dan tepat sesuai semangat Tri Bakti PMI dan tujuh prinsip dasar Gerakan Palang Merah.

"Saya berharap semangat 'peduli, bergerak, bersama' terus tumbuh dalam berbagai aksi kemanusiaan di Kabupaten Banyumas," pungkasnya.

Ketua PMI Kabupaten Banyumas Nungky Harry Rachmat mengatakan, peringatan HUT ke-81 PMI tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan organisasi selama 81 tahun, tetapi juga menjadi kesempatan melakukan evaluasi terhadap pelayanan kepada masyarakat.

"Sudah sejauh mana kita mampu melayani masyarakat dalam rangka melaksanakan fungsi-fungsi PMI. Dan tentu dengan refleksi 81 tahun ini kami berharap kami bisa semakin mampu melayani masyarakat," kata Nungky.

Terkait pemilihan Desa Karanggintung, Kecamatan Kemranjen, sebagai lokasi bakti sosial, Nungky menjelaskan keputusan tersebut diambil melalui rapat pleno. Desa tersebut juga merupakan salah satu wilayah binaan PMI.

"Kebetulan dengan usulan dari rapat pleno kita memutuskan menempatkan kegiatan kita di Desa Karanggintung, Kecamatan Kemranjen, karena memang ada beberapa kegiatan yang kita laksanakan secara massal di sana," ujarnya.

Namun, Nungky menegaskan kegiatan kemanusiaan PMI tidak hanya dipusatkan di Desa Karanggintung. Berbagai kegiatan juga dilaksanakan secara merata di wilayah Kabupaten Banyumas.

"Tetapi bukan berarti bakti sosial hanya kita laksanakan di Desa Karanggintung, kita laksanakan merata hampir seluruh wilayah, hanya untuk seremoni pelaksanaan bakti sosialnya kita tempatkan di Desa Karanggintung," pungkasnya.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut