KMI Expo XVII di Unsoed, Produk Inovasi Mahasiswa dari 219 Perguruan Tinggi Dipamerkan
“KMI Expo menjadi ruang penting untuk memperlihatkan hasil pembinaan wirausaha mahasiswa melalui P2MW, sehingga ide dan inovasi yang dikembangkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.
Sugino juga mengingatkan peserta untuk menjaga integritas dan sportivitas selama mengikuti kompetisi. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya diukur dari pencapaian sebagai juara, tetapi juga dari terbentuknya jejaring, persahabatan, serta kontribusi nyata kepada masyarakat.
Plt Rektor Unsoed Prof. Dr. Ali Rokhman, M.Si., mengatakan pihaknya bangga Unsoed dipercaya menjadi pusat pelaksanaan dua ajang nasional tersebut.
Dia menjelaskan, produk yang ditampilkan dalam KMI Expo bukan sekadar gagasan atau rencana bisnis di atas kertas. Produk-produk tersebut telah melalui proses seleksi dan memiliki prospek pengembangan usaha.
“Yang stand-nya di sekitar sini adalah hasil dari kompetisi yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek, terutama Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Dari sekitar 3.000 proposal yang didanai, itu hanya sekitar 500, dan terkumpullah sekitar 219 perguruan tinggi di sini,” jelas Ali.
Beragam inovasi mahasiswa ditampilkan dalam kegiatan tersebut. Salah satunya pemanfaatan limbah kaca menjadi produk perhiasan bernilai ekonomi oleh mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Sementara mahasiswa Unsoed turut menampilkan pengembangan bisnis berbasis digital dan aplikasi.
Ali mengatakan sejumlah produk yang dipamerkan bahkan telah menghasilkan omzet puluhan hingga ratusan juta rupiah.
Editor: EldeJoyosemito