Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Perjuangan Mia, Ibu Hamil yang Rela Motoran 13 Jam Demi Mudik dari Tangerang ke Cilacap
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Perundungan Siswa di Majenang Cilacap Viral di Media Sosial, Polisi Turun Tangan

Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:28 WIB
  • author Elde Joyosemito
Kasus Perundungan Siswa di Majenang Cilacap Viral di Media Sosial, Polisi Turun Tangan
Polisi menyelidiki dugaan perundungan atau bullying terhadap seorang siswa di lingkungan MTsN Majenang, Kabupaten Cilacap. (Foto: Ilustrasi)

CILACAP, iNewsPurwokerto.id – Polisi menyelidiki dugaan perundungan atau bullying terhadap seorang siswa di lingkungan MTsN Majenang, Kabupaten Cilacap. 

Kasus tersebut mencuat setelah video rekaman CCTV yang diduga memperlihatkan aksi kekerasan terhadap korban beredar di media sosial.

Dalam video yang beredar, seorang siswa terlihat berada di dalam sebuah ruangan. Seorang siswa lainnya diduga menendang korban dari arah belakang hingga terjatuh. Setelah korban tersungkur, sejumlah siswa lain tampak berada di sekitar korban.

Informasi yang beredar di media sosial menyebut korban diduga dikeroyok oleh sejumlah siswa lain di lingkungan asrama sekolah. Korban disebut sempat mendapat perawatan di rumah sakit.

Kasatres PPA-PPO Polresta Cilacap AKP Wulan Puji Anjarsari membenarkan adanya laporan terkait dugaan bullying tersebut. Polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap perkara tersebut.

"Sudah, kita sudah menerima laporannya. Saat ini sudah proses lidik ya. Kasusnya mungkin lebih ke bullying, ya. Di lingkungan sekolah," kata Wulan saat dikonfirmasi pada Senin (5/10/2026).

Menurut Wulan, polisi telah memeriksa tiga orang terkait kasus tersebut. Mereka dimintai keterangan sebagai saksi, termasuk korban.

"Beberapa yang sudah diperiksa itu terkait saksi-saksi. Hari ini juga pemeriksaan terduga pelaku," ujarnya.

Wulan mengatakan total ada sekitar delapan orang yang rencananya akan diperiksa dalam perkara tersebut.

"Yang akan diperiksa sekitar 8 orang, yang sudah dilakukan 3 orang," jelasnya.

Saat ditanya mengenai pihak yang telah diperiksa, Wulan menyebut mereka merupakan saksi yang berkaitan dengan kasus tersebut. "Dari saksi-saksi terkait," katanya.

Wulan juga membenarkan bahwa korban termasuk salah satu pihak yang telah dimintai keterangan oleh polisi. "Iya, termasuk," imbuhnya.

Polisi belum mengungkap secara rinci kronologi dugaan perundungan tersebut. Penyidik masih mengumpulkan keterangan dari para saksi dan pihak terkait.

"Untuk saat ini kan masih proses lidik, ya. Jadi nanti kalau memang sudah klir, nanti mungkin kita laksanakan press release," tuturnya.

Polisi juga belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai pihak sekolah yang telah dimintai keterangan. Informasi mengenai perkembangan kasus tersebut akan disampaikan setelah proses penyelidikan dinilai cukup.

"Untuk saat ini, mungkin baru itu yang bisa saya sampaikan. Nanti kita sampaikan di press release," pungkas Wulan.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut