Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bupati Tegaskan Anggaran UHC tak Dipakai untuk Trans Banyumas
Advertisement . Scroll to see content

Jelang Aksi 28 Oktober, Aliansi Rakyat Banyumas Fokus Kawal Pengaktifan UHC

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:17 WIB
  • author Elde Joyosemito
Jelang Aksi 28 Oktober, Aliansi Rakyat Banyumas Fokus Kawal Pengaktifan UHC
Aliansi Rakyat Banyumas (ARB) menegaskan akan memusatkan tuntutan dalam rencana aksi unjuk rasa pada 28 Oktober 2026 pada pengaktifan kembali layanan UHC. (Foto: Istimewa)

Salah satu kelompok yang menjadi perhatiannya adalah pasien yang harus menjalani cuci darah secara rutin. Menurut dia, kelompok pasien tersebut membutuhkan kepastian layanan karena harus menjalani perawatan secara berkala.

Ia menilai masyarakat tidak seharusnya menghadapi proses administrasi yang panjang ketika membutuhkan pertolongan medis. Persyaratan pendataan, termasuk pengelompokan desil kesejahteraan, juga diharapkan tidak menjadi penghalang bagi warga untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.

“UHC harus aktif. Mereka tidak bisa menunggu berbulan-bulan untuk mengurus berbagai persyaratan saat membutuhkan pertolongan,” katanya.

ARB mendesak Pemerintah Kabupaten Banyumas segera mencari solusi agar akses pelayanan kesehatan masyarakat kembali memadai. Kepastian keberlangsungan UHC dinilai penting agar warga, terutama pasien yang membutuhkan perawatan rutin, tidak menghadapi kesulitan ketika mengakses fasilitas kesehatan.

Budi menambahkan, rencana aksi pada 28 Oktober merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat terhadap sejumlah persoalan yang dinilai memerlukan penyelesaian konkret dari pemerintah daerah.

Menanggapi rencana aksi tersebut, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyatakan menghormati aspirasi yang akan disampaikan masyarakat. Pemerintah daerah, kata dia, terbuka untuk menerima masukan dan membahas berbagai persoalan yang menjadi perhatian warga.

“Kami hormati dan tetap akan kami terima. Nanti dibahas dan didiskusikan bersama-sama. Kita terima aspirasinya,” kata Sadewo saat memberikan sambutan dalam acara pelantikan dua pejabat eselon II di Pendapa Si Panji, Purwokerto, Rabu (21/10/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul rencana penyampaian aspirasi masyarakat pada 28 Oktober 2026. ARB berharap persoalan UHC mendapatkan perhatian dan kepastian penyelesaian sehingga masyarakat Banyumas dapat kembali mengakses pelayanan kesehatan secara memadai.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut