Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bupati Sadewo Pastikan Warga Desil 1-5 di Banyumas Tetap Bisa Berobat Gratis
Advertisement . Scroll to see content

Banyumas Panen 6 Medali Emas, 3 dari Taekwondo, 2 Panjat Tebing dan 1 Angkat Berat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:10 WIB
  • author Elde Joyosemito
Banyumas Panen 6 Medali Emas, 3 dari Taekwondo, 2 Panjat Tebing dan 1 Angkat Berat
Pada Selasa (27/10/2026), Banyumas meraih enam medali emas yang berasal dari cabang olahraga taekwondo, panjat tebing, dan angkat berat. (Foto: Istimewa)

SEMARANG, iNewsPurwokerto.id – Kontingen Kabupaten Banyumas menambah koleksi medali emas dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Pada Selasa (27/10/2026), Banyumas meraih enam medali emas yang berasal dari cabang olahraga taekwondo, panjat tebing, dan angkat berat.

Sumbangan emas tersebut terdiri atas tiga medali dari taekwondo, dua emas panjat tebing, serta satu emas dari angkat berat. Selain emas, atlet taekwondo Banyumas juga menyumbangkan dua medali perak pada hari pertama pertandingan cabang olahraga tersebut.

Dari cabang taekwondo, Banyumas langsung mengoleksi tiga emas dan dua perak dari enam kelas yang dipertandingkan pada hari pertama. Hasil tersebut membuat perolehan medali taekwondo telah memenuhi target yang ditetapkan tim.

Meski demikian, perjuangan atlet taekwondo Banyumas masih berlanjut. Mereka masih akan mengikuti pertandingan pada hari kedua hingga keempat dengan tujuh kelas yang belum dipertandingkan.

Tim taekwondo Banyumas berharap dapat kembali menambah medali pada pertandingan berikutnya untuk memperkuat posisi kontingen dalam klasemen perolehan medali Porprov Jateng XVII 2026.

Pelatih senior taekwondo Banyumas, Rahmad Priyo Pungkiadi, menyebut keberhasilan timnya meraih tiga medali emas dan dua perak pada hari pertama Porprov Jawa Tengah XVII 2026 tidak lepas dari persiapan yang dilakukan secara matang.

Menurut Rahmad, dukungan Pemkab Banyumas dan Pengurus Kabupaten (Pengkab) Taekwondo Indonesia menjadi faktor penting, termasuk melalui program pemusatan latihan atau training center (TC) tersentralisasi.

Selain itu, fasilitas khusus Porprov yang diberikan KONI Banyumas turut meningkatkan motivasi atlet selama menjalani persiapan hingga pertandingan.

Taekwondo Banyumas masih memiliki kesempatan menambah medali karena pertandingan akan berlangsung selama tiga hari berikutnya. Rahmad berharap timnya mampu meraih tambahan dua medali emas dari kelas-kelas yang masih dipertandingkan.

Sementara itu, cabang olahraga panjat tebing turut menyumbangkan dua medali emas melalui nomor boulder tim putra dan lead tim putri.


Atlet panjat tebing yang sumbangkan emas. (Foto: iNewsPurwokerto)

Pada nomor boulder tim putra, Banyumas diperkuat Icuk Wibianto yang bertindak sebagai kapten, M Raihan Pramudya Ukail, Alrfa Qalyubi Putra N, dan Adam Reyes Calderon.

Tim Banyumas meraih medali emas setelah mengumpulkan nilai 74,3. Mereka berhasil menyelesaikan tiga dari empat jalur yang tersedia dalam pertandingan tersebut.

Pelatih penanggung jawab (PIC) boulder, Iwan Heri Setiawan, yang akrab disapa Iwan Lippo, mengatakan tim Banyumas mampu mengungguli kontingen Kabupaten Batang yang menempati posisi kedua serta Kabupaten Temanggung di peringkat ketiga.

Keberhasilan tersebut menambah kontribusi panjat tebing bagi kontingen Banyumas. Pada hari yang sama, tim panjat tebing putri juga meraih emas dari nomor lead beregu putri.

Di cabang olahraga angkat berat, Syahrul Kharis Setiadi tampil gemilang dengan meraih medali emas kelas 66 kg. Atlet asal Kecamatan Purwojati tersebut memastikan posisi teratas setelah mencatatkan total angkatan unggul 5 kg dari pesaingnya, Dwi Prasetyo, atlet Kota Surakarta.

Pertandingan angkat berat tersebut berlangsung di Gedung Taman Budaya Raden Saleh, Selasa (27/10/2026). Medali emas itu menjadi pencapaian perdana Syahrul dalam keikutsertaannya pada ajang olahraga tingkat provinsi.

Manajer angkat berat Banyumas, Stya Desti, mengatakan keberhasilan Syahrul merupakan hasil dari perjuangan panjang dan peningkatan intensitas latihan menjelang Porprov.


Atlet angkat berat yang sumbangkan emas. (Foto: Istimewa)

Menurut dia, Syahrul yang berdomisili di Purwojati harus menempuh perjalanan untuk menjalani latihan di wilayah Banyumas. Atlet tersebut juga mengikuti program desentralisasi mandiri dengan menyewa tempat tinggal selama satu bulan di Banyumas.

Setelah itu, Syahrul menjalani program desentralisasi yang difasilitasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) selama 21 hari di Hotel Dominic Purwokerto.

Stya mengatakan rangkaian persiapan tersebut berdampak terhadap peningkatan kemampuan angkatan Syahrul hingga mampu meraih medali emas pada kelas yang diikutinya.

Cabang olahraga angkat berat Porprov Jateng XVII 2026 dijadwalkan berlangsung pada 27–29 Oktober di Gedung Taman Budaya Raden Saleh.

Tambahan enam medali emas dari tiga cabang olahraga tersebut menjadi modal bagi kontingen Banyumas untuk terus meningkatkan perolehan medali selama penyelenggaraan Porprov Jateng XVII 2026. Sejumlah atlet masih berpeluang menambah medali, terutama dari cabang taekwondo yang masih menyisakan tujuh kelas pertandingan.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut