Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, Luis de la Fuente Jadi Pelatih Terbaik
Dia juga menyebut sejumlah mantan manajer yang berperan dalam perjalanan kariernya, yakni Kenny Jackett, Russell Slade, Harry Redknapp, Mauricio Pochettino, Jose Mourinho, Antonio Conte, Roy Hodgson, dan Gareth Southgate.
Namun, nama Nuno Espírito Santo tidak masuk dalam daftar tersebut meskipun pernah menangani Tottenham Hotspur. André Villas-Boas juga terlewat, padahal pelatih itu memberikan Kane kesempatan menjalani debut di Liga Inggris ketika Tottenham menghadapi Newcastle United pada Agustus 2012.
Sementara itu, Sam Allardyce merupakan mantan pelatih Timnas Inggris yang hanya menangani tim nasional dalam satu pertandingan pada 2016.
Kane menyadari kemungkinan ada sosok yang belum disebut dalam pidatonya. Dia pun meminta maaf apabila ada pihak yang berkontribusi terhadap perjalanan kariernya tetapi terlewat dari daftar ucapan terima kasih.
“Saya ingin memberikan penghargaan kepada beberapa pelatih yang telah membantu perjalanan saya, dan jika saya melupakan siapa pun, saya benar-benar minta maaf,” tuturnya.
Setelah menerima penghargaan tersebut, Kane dijadwalkan kembali memperkuat Bayern Munchen menghadapi Magdeburg dalam putaran kedua DFB-Pokal, Rabu (28/10/2026).
Luis de la Fuente Raih Penghargaan Pelatih Terbaik
Selain Kane, malam penghargaan Ballon d’Or 2026 juga menjadi momen penting bagi Luis de la Fuente. Pelatih berusia 65 tahun itu dinobatkan sebagai pelatih terbaik pria setelah membawa Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026.
Editor: Elde Joyosemito