Debut di Porprov Jateng 2026, Xianqi Banyumas Borong Lima Medali
SEMARANG, iNewsPurwokerto.id – Cabang olahraga (cabor) Xianqi Banyumas langsung menunjukkan prestasi pada penampilan perdananya di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026.
Meski baru pertama kali mengikuti ajang olahraga tingkat provinsi, kontingen Banyumas berhasil mengoleksi lima medali, masing-masing dua emas, dua perak, dan satu perunggu.
Dua medali emas diperoleh dari nomor beregu klasik putri dan perorangan cepat putri. Emas nomor beregu klasik putri diraih Dwi Kurnia Pravitasari, Danastri Cantya Nirmala, dan Paramastri Cintya Windriya.
Sementara emas nomor perorangan cepat putri disumbangkan Triani Budi Lestari.
Prestasi Xianqi Banyumas juga dilengkapi dua medali perak. Medali pertama berasal dari nomor beregu putra yang diperkuat Yudhistira Tresna Nugraha, Srigunawan Sugiarto, dan Zaidan Doni Rezkiano.
Perak kedua diraih tim beregu campuran melalui Budi Sentosa Limena, Sefira Nur Yashinta, dan Salnaf Farih Amali. Adapun satu medali perunggu dipersembahkan Asyifa Nur Safitri dari nomor perorangan klasik putri.
Pelatih Xianqi Banyumas, Gregorio Narendra, mengatakan perolehan lima medali tersebut telah sesuai dengan target yang ditetapkan tim. Hasil itu sekaligus menunjukkan kemampuan atlet Banyumas bersaing dengan peserta dari daerah lain meskipun baru menjalani debut di Porprov.
Dalam kejuaraan tersebut, Banyumas mengikuti lima dari tujuh kategori yang dipertandingkan. Menariknya, seluruh kategori yang diikuti berhasil menyumbangkan medali.
Capaian ini menjadi awal positif bagi perkembangan olahraga Xianqi di Banyumas. Perolehan dua medali emas pada keikutsertaan pertama diharapkan menjadi motivasi untuk meningkatkan pembinaan dan prestasi pada kompetisi berikutnya.
Usai prosesi pengalungan medali, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyampaikan apresiasi kepada para atlet yang telah berjuang membawa nama daerah.
Ia menilai semangat dan kekompakan menjadi modal penting dalam membangun prestasi olahraga.
Menurut Sadewo, keberhasilan atlet tidak hanya ditentukan oleh banyaknya medali yang diperoleh. Kebersamaan dan suasana kondusif di setiap cabang olahraga juga perlu dijaga agar seluruh atlet dapat berjuang secara maksimal.
Ia berharap persaingan untuk mencapai target prestasi tidak menimbulkan perselisihan antaratlet. Sebaliknya, setiap atlet diharapkan tetap menjaga solidaritas, baik ketika meraih kemenangan maupun menghadapi kekalahan.
"Semangat atletnya yang penting, kompak. Saya juga berdiskusi dengan beberapa teman-teman atlet. Salah satu fungsi dari kemenangan adalah menjaga kondusivitas di cabang olahraga," ujarnya.
Editor: EldeJoyosemito