Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Pantau Gerakan Minum Susu di Banyumas

Arbi Anugrah
Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Pantau Gerakan Minum Susu di Banyumas. Foto: Dok Humas Pemkab Banyumas

Sekretaris Daerah Banyumas, Agus Nur Hadie yang turut mendampingi mengungkapkan rasa syukurnya atas terpilihnya Banyumas sebagai salah satu sampel dalam Program Gerakan Minum Susu yang diinisiasi oleh pemerintah pusat. 

“Kami sangat mengapresiasi pemerintah pusat karena Banyumas menjadi sampel dari program Gerakan Minum Susu ini. Alhamdulillah, di beberapa desa di Kecamatan Banyumas, antusiasme anak-anak sangat tinggi, dan hari ini semua anak-anak minum susu sampai habis,” katanya.

Agus optimistis jika program ini akan memberikan manfaat signifikan bagi perkembangan anak-anak di Banyumas.

“Dari Gerakan Minum Susu ini, kita berharap anak-anak kita menjadi lebih cerdas, memiliki ketahanan tubuh yang kuat, dan menjadi semakin sehat,” tambahnya.

Sementara menurut Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Perdagangan dan Hubungan Internasional, Nasrullah, menambahkan jika pelaksanaan Gerakan Minum Susu sejauh ini berjalan dengan baik. Nasrullah menekankan pentingnya program ini dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan mendorong peningkatan produksi susu dalam negeri.

“Program ini tidak hanya untuk meningkatkan gizi anak-anak, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Ini juga membuka peluang bagi peternakan lokal untuk berkembang,” jelasnya

Sedangkan menurut Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Kebijakan Pertanian, Sam Herodian, menyatakan bahwa Gerakan Minum Susu ini lebih dari sekadar distribusi susu, tetapi juga tentang membangun kesadaran dan budaya sehat di kalangan anak-anak sejak dini.

“Program ini adalah investasi jangka panjang yang akan memberikan manfaat besar bagi bangsa kita di masa depan,” ungkapnya.

Untuk memastikan manfaat dari Gerakan Minum Susu ini, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto tengah mengumpulkan data untuk melakukan evaluasi dampak melalui pengukuran berat badan, tinggi badan, dan kadar hemoglobin dalam darah siswa di empat sekolah yang terlibat. Evaluasi ini akan dilakukan tiga kali selama pelaksanaan program.

Dengan pemantauan dan evaluasi ketat, Ditjen PKH berharap Gerakan Minum Susu ini dapat berhasil meningkatkan gizi dan kesehatan anak-anak sekolah dasar di Banyumas, serta menjadi model bagi daerah lain di Indonesia.

Editor : Arbi Anugrah

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network