PURBALINGGA, iNewsPurwokerto.id – Pemkab Purbalingga menerima dukungan logistik dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyusul banjir bandang yang menerjang sejumlah wilayah pada 23–24 Januari 2026. Bencana hidrometeorologi tersebut berdampak pada Desa Sangkanayu, Desa Serang, dan Desa Kutabawa.
Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Minggu (25/1/2026) di Aula Balai Desa Serang, Kecamatan Karangreja. Bantuan diserahkan Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB, Andi Eviana, kepada Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif.
Total bantuan yang disalurkan BNPB senilai sekitar Rp231 juta. Paket logistik tersebut meliputi 100 lembar terpal, 200 paket bahan kebutuhan pokok, 100 lembar selimut, 100 matras, serta 50 paket perlengkapan kebersihan untuk warga terdampak.
Selain penyerahan bantuan, kunjungan BNPB juga bertujuan memberikan pendampingan kepada Pemkab Purbalingga yang telah menetapkan status tanggap darurat. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, BNPB bersama jajaran pemerintah daerah meninjau lokasi pengungsian, wilayah terdampak banjir bandang, serta operasional dapur umum.
Andi Eviana mengapresiasi langkah cepat Pemkab Purbalingga dalam penanganan awal bencana. Menurutnya, pengelolaan pengungsian dan dapur umum sudah berjalan relatif baik.
“Pengungsi ditempatkan di area yang aman dan layak. Dapur umum juga berfungsi optimal dengan ketersediaan logistik yang mencukupi,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya penyaluran bantuan secara langsung kepada warga terdampak agar kebutuhan di lapangan dapat terpantau dengan baik.
“Distribusi yang tepat sasaran akan memudahkan evaluasi kebutuhan lanjutan sehingga penanganan bisa segera disesuaikan,” katanya.
BNPB juga mendorong percepatan pemulihan infrastruktur, terutama akses jalan dan jembatan yang rusak akibat banjir. Dinas teknis diminta segera menambah dukungan alat berat, seperti ekskavator dan dump truck, serta membangun jembatan darurat yang mampu dilalui kendaraan pengangkut logistik.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
