Dalam arahannya, Bupati Sadewo menekankan pentingnya keterpaduan antara teori akademik dan praktik lapangan. Ia menilai pengalaman langsung di masyarakat akan memberi pemahaman yang lebih utuh mengenai dinamika pemerintahan dan pelayanan publik.
“Ilmu di bangku kuliah penting, tetapi realitas di lapangan sering kali menghadirkan tantangan berbeda. Di situlah kemampuan adaptasi dan integritas diuji,” ujarnya.
Sadewo menambahkan bahwa pemerintahan tidak hanya berkutat pada administrasi, tetapi juga menyangkut pelayanan, pemberdayaan, serta pembangunan masyarakat. Karena itu, calon aparatur pemerintah perlu dibekali karakter kuat, kemampuan beradaptasi, serta semangat kebangsaan.
Pemkab Banyumas, lanjutnya, telah menginstruksikan jajaran pemerintah kecamatan di Baturraden untuk mendampingi para mahasiswa selama kegiatan berlangsung. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah diharapkan mampu melahirkan aparatur masa depan yang kompeten dan berintegritas.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
