Agus juga mengapresiasi peran insan pers di Banyumas yang selama ini dinilai telah menjalankan tugas jurnalistik secara profesional serta menjaga hubungan yang baik dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.
Menurut dia, media memiliki peran penting sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pelayanan publik hingga pemberdayaan ekonomi, memerlukan dukungan media agar dapat diketahui secara luas oleh masyarakat.
“Kami berharap media dapat membantu menyampaikan informasi pembangunan secara benar, utuh, dan mudah dipahami masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PWI Jawa Tengah, Setiawan Hendra Kelana, mengatakan UKW merupakan instrumen penting untuk memastikan wartawan memiliki kompetensi yang memadai dalam menjalankan profesinya.
Ia menjelaskan terdapat tiga aspek utama yang menjadi fokus dalam UKW, yakni kompetensi teknis, kompetensi etis, dan kompetensi kontekstual. Ketiganya dinilai harus dimiliki wartawan agar mampu bekerja secara profesional di tengah dinamika dunia jurnalistik yang terus berkembang.
Kompetensi teknis mencakup kemampuan mencari, mengolah, dan menyajikan informasi sesuai kaidah jurnalistik. Sementara kompetensi etis berkaitan dengan pemahaman dan penerapan kode etik jurnalistik dalam setiap proses peliputan dan penulisan berita.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
