"Kami ingin SNT menjadi laboratorium pendidikan yang bisa menjadi rujukan bagi sekolah lain, bukan menjadi sekolah yang eksklusif secara sosial," ujarnya.
Sementara itu, salah seorang orang tua calon siswa, Dian Anggarini, mengaku tertarik mendaftarkan putrinya karena menilai SNT menawarkan sistem pendidikan unggulan yang didukung fasilitas lengkap.
Menurutnya, sarana dan prasarana yang memadai akan mendorong semangat belajar siswa sekaligus mencetak generasi yang lebih berkualitas.
Putrinya yang saat ini bersekolah di SMP Negeri 5 Purwokerto telah mengikuti seluruh tahapan seleksi, mulai dari pendaftaran secara daring, tes bakat skolastik hingga audiensi bersama Wamendikdasmen.
"Hasil seleksi akan diumumkan pada 3 Agustus 2026. Jika lolos, peserta akan mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah pada 10 Agustus 2026," katanya.
Meski persaingan cukup ketat dengan 59 peserta yang memperebutkan sekitar 40 kursi, Dian tetap optimistis putrinya dapat menjadi bagian dari angkatan pertama Sekolah Nasional Terintegrasi di Banyumas.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
