Sementara itu, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyatakan pemerintah daerah mendukung langkah PDM Banyumas dalam membantu menangani persoalan anak putus sekolah sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Menurut dia, pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat, organisasi, dan berbagai lembaga.
“Pemerintah Kabupaten Banyumas sangat mengapresiasi langkah konkret Muhammadiyah. Kolaborasi melalui PKBM ini menjadi bukti bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Kami akan terus bersinergi agar seluruh warga Banyumas, tanpa terkecuali, mendapatkan hak pendidikannya,” kata Sadewo.
Peluncuran MPLS PKBM Surya Muhammadiyah ditandai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis kepada perwakilan siswa, termasuk peserta didik dari kelompok disabilitas.
Dengan hadirnya 25 PKBM Surya Muhammadiyah di Banyumas, akses pendidikan kesetaraan diharapkan semakin luas, terutama bagi warga yang selama ini berada di luar sistem pendidikan formal.
Program tersebut juga diharapkan dapat memperkuat upaya mewujudkan pendidikan yang lebih inklusif, merata, dan membuka kesempatan belajar tanpa batas bagi seluruh masyarakat.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
