Kenaikan Harga Ayam Ras Jadi Penyumbang Inflasi di Purwokerto dan Cilacap 

Elde Joyosemito
Harga daging ayam menjadi salah satu penyumbang inflasi. (Foto: Istimewa)

Aswin mengatakan pengendalian inflasi dilakukan melalui sinergi antara Bank Indonesia dan pemerintah daerah yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Upaya tersebut juga didukung penguatan Program Ketahanan Pangan Nasional.

Selama Agustus, pengendalian inflasi di Banyumas Raya dilakukan melalui Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS). Sejumlah Gerakan Pangan Murah digelar di Desa Mandirancan, Banjarsari, Langgongsari, Gandatapa, dan Kutaliman.

“Pengendalian inflasi tidak hanya dilakukan ketika harga sudah meningkat, tetapi juga melalui penguatan pasokan dan produktivitas. Salah satunya dengan pendampingan kepada petani cabai untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan,” kata Aswin.

Upaya lainnya dilakukan melalui penyelenggaraan Toko Tani mingguan untuk memperpendek rantai distribusi pangan. TPID juga secara rutin menggelar koordinasi bersama pedagang besar, asosiasi, dan kelompok tani.

Ke depan, TPID Banyumas Raya akan terus memperkuat pengendalian inflasi melalui strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

“Sinergi akan terus diperkuat untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan inflasi tetap terkendali sesuai sasaran nasional,” pungkas Aswin.

Editor : EldeJoyosemito

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network